Suara.com - Musisi senior Fariz Rustam Munaf alias Fariz RM, terjerat kasus narkoba untuk keempat kalinya. Penyanyi jazz ini ditangkap di Bandung, Jawa Barat, oleh tim Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan.
Dari penangkapan ini, polisi menyita barang bukti berupa sabu dan ganja. Hingga kini, Fariz RM masih diperiksa di Polres Jaksel.
"Benar, inisial FRM diamankan. Sudah dibawa ke Polres Metro Jaksel, masih diperiksa," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andri Kurniawan, Rabu (19/1/2025).
Ini bukan pertama kalinya pelantun lagu 'Sakura' tersebut bersinggungan dengan kasus narkoba. Pertama kali ditangkap pada 28 Oktober 2007 silam di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan.
Lalu, delapan tahun kemudian, tepatnya pada 6 Januari 2015. Fariz RM kembali ditangkap di rumahnya di daerah Bintaro, Jakarta Selatan, atas kepemilikan narkotika jenis heroin, ganja, dan sabu.
Fariz RM ditangkap lagi pada 24 Agustus 2018 di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Ia pun direhabilitasi di Balai Besar Rehabilitasi BNN di Lido, Kabupaten Bogor hingga Mei 2019.
Kasus bom
Rupanya, penyalahgunaan narkoba bukan satu-satunya kontoversi yang menjerat Fariz RM. Pada Mei 2001 silam, musisi legendaris ini pernah dituduh terlibat dalam kasus peledakan bom di Asrama Mahasiswa Iskandar Muda di Manggarai, Jakarta Selatan.
Kala itu, penyidik menemukan surat yang ditulis oleh Faris RM untuk Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Teuku Abdullah Syafei, di lokasi kejadian.
Baca Juga: Ditangkap Lagi Terkait Kasus Narkoba, Fariz RM Masih Diperiksa di Polres Jaksel
Fariz RM pun mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi. Ia mengatakan bahwa surat tersebut memang dibuat dengan salah satu tersangka peledakan, yakni Taufik Abdullah.
Tetapi Fariz RM sama sekali tidak berkaitan dengan peledakan bom. Sebaliknya, isinya adalah rencana untuk mengumpulkan dana bagi pengungsi Aceh akibat penyerbuan GAM.
Surat tersebut juga diperuntukkan Gubernur Aceh, Abudllah Puteh, tetapi dititipkan kepada Teuku Abdullah Yafei.
"Alasan saya, untuk menghindari keberpihakan," ujarnya pada 26 Mei 2001.
Berita Terkait
-
Fariz RM Diciduk Lagi, Barang Bukti Narkoba Tak Berbeda dari Tiga Penangkapan Sebelumnya
-
Kisah Fariz RM Terjerat Narkoba 4 Kali: Bangkrut, Diceraikan Istri Hingga Tak Dijenguk Keluarga
-
Terseret Kasus Narkoba Sampai 4 Kali, Fariz RM Akui Dirinya Drugs Man
-
Ditangkap Lagi Terkait Kasus Narkoba, Fariz RM Masih Diperiksa di Polres Jaksel
-
Fariz RM Kembali Ditangkap atas Kasus Narkoba
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Stranger Things: The First Shadow Bakal Dibuat Versi Film
-
Knetz Sindir Fans Asia Tenggara Kecoa, SEAblings Balas Pakai Bukti Duet Feby Putri dan LOCO
-
Tak Takut Film Action Gagal, Nico Rosto Siapkan Ramuan Khusus untuk Film Jangan Seperti Bapak
-
Bangun Ekosistem Olahraga, Rezky Aditya dan Dimas Seto Resmikan Monarch Padel di 5 Lokasi
-
Sinopsis Love O'Clock, Kisah Romantis Pertukaran Jiwa Shin Hae Sun dan Na In Woo
-
Ini Alasan dr Tirta Terus Tekan Mohan Hazian Tanpa Ampun hingga Akhirnya Mengaku
-
Anak Bakar Ibu Kandung Karena Tak Diberi Rp39 Juta buat Bayar Utang
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Review Film Jangan Seperti Bapak: Drama Keluarga Berbalut Laga yang Sarat Pesan, Meski Ada Catatan
-
L.A Confidential: Skandal Korup di Balik Gemerlap Hollywood 1950-an, Malam Ini di Trans TV