Suara.com - Pusing saat bangun tidur walau sudah beristirahat semalaman terjadi karena siklus tidur yang terganggu, sehingga tubuh terbangun pada waktu yang tidak tepat.
Fakta itu diungkapkan oleh Dr Charles Puza, dokter kulit dari New York, AS. Menurutnya, penting menyesuaikan jadwal tidur dengan siklus tidur alami agar tubuh bisa beristirahat dengan optimal.
"Pernahkah Anda bangun setelah tidur lebih dari 8 jam tetapi masih merasa pusing? Itu terjadi karena Anda tidur dan bangun pada waktu yang salah. Anda harus mengatur waktu tidur agar selaras dengan siklus tidur alami sekitar 90 menit," katanya, dikutip dari Antara, Kamis (20/2/2025).
Menurut penelitian, tidur selama delapan jam memang penting, tetapi lebih dari itu, memastikan waktu bangun sejalan dengan siklus tidur alami dapat membantu seseorang merasa lebih segar dan bugar setelah tidur.
Siklus tidur alami berlangsung sekitar 90 menit, dan dalam waktu tidur ideal selama 7,5 jam, seseorang akan mengalami sekitar lima siklus penuh. Setiap siklus melibatkan berbagai tahap, mulai dari tidur ringan hingga tidur nyenyak yang paling memulihkan tubuh.
Jika seseorang tidur larut malam dan mengandalkan alarm untuk bangun, ada kemungkinan besar siklus tidurnya terganggu. Akibatnya, tahap tidur nyenyak yang penting untuk pemulihan tubuh tidak tercapai, menyebabkan rasa pusing dan kurang segar saat bangun.
Gangguan pada siklus tidur ini dapat menyebabkan berbagai dampak negatif, termasuk peningkatan stres, perubahan suasana hati, hingga menurunnya kualitas kesehatan secara keseluruhan.
Cara Menyesuaikan Waktu Tidur Ideal
Agar mendapatkan tidur berkualitas, penting untuk memahami waktu tidur yang ideal sesuai dengan kebutuhan tubuh. Dr. Puza memberikan rumus sederhana bagi mereka yang ingin merasakan manfaat tidur yang optimal.
"Anda perlu menentukan apakah membutuhkan lima atau enam siklus tidur dalam semalam. Jangan lupa memperhitungkan waktu sekitar 15 menit untuk tertidur," ujarnya.
Bagi yang memilih lima siklus tidur, dapat mengurangi 7 jam 45 menit dari waktu bangun untuk menentukan jam tidur ideal. Sementara itu, bagi yang menginginkan enam siklus tidur, waktu tidur dapat dihitung dengan mengurangi 9 jam 15 menit dari waktu bangun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepeda Lipat Pacific Paling Murah untuk Gowes Harian
-
5 Pilihan Parfum Lokal Aroma Sandalwood yang Elegan dan Berkarakter
-
5 Bedak Tabur yang Awet untuk Menahan Minyak, Wajah Tetap Segar dan Bebas Kilap Seharian
-
Art Jakarta Gardens 2026: Kembali Hidupkan Hutan Kota dengan Seni dan Kolaborasi
-
Puasa Mutih Boleh Makan Apa Saja? Tradisi Pengantin Jawa yang Dilakukan Syifa Hadju
-
4 Cushion Satin untuk Kulit Kering, Wajah Glowing Seharian
-
Calamine Powder untuk Apa? Ini 5 Rekomendasi Bedak Pereda Gatal dan Radang Kulit
-
Tren Fast Fashion Mulai Ditinggalkan, Denim Jadi Andalan Gaya yang Lebih Timeless
-
Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Hilangkan Komedo? Ini 5 Rekomendasinya
-
Apakah Parfum EDP Lebih Awet dari EDT? Ini 5 Eau de Parfum Lokal Paling Enak Wanginya