Suara.com - Kata siapa sekolah berkualitas dan bertaraf internasional hanya ada di ibu kota? Sekolah Yehonala yang berlokasi di kota Batam baru saja membuktikan pencapaian luar biasanya dalam dunia pendidikan dengan pengakuan resmi sebagai OxfordAQA Approved Centre.
Hal ini menjadikan sekolah yang baru saja merayakan eksistensinya yang ke-20 tahun tersebut sebagai satu-satunya dan yang pertama di Kota Batam yang berkolaborasi dengan Oxford, salah satu institusi pendidikan teratas di dunia.
Sebelumnya, sekolah ini juga telah memperoleh status sebagai partner Ujian Sertifikasi Cambridge Assessment English, menegaskan posisinya sebagai pemimpin utama dalam dunia pendidikan di Batam.
Dengan kemitraan bersama Oxford, sekolah ini pun semakin memperkuat komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas tinggi. Ketua Yayasan The Yeho, Mitosima The Anakunda, menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan visi besar sekolah untuk membekali siswa dengan keterampilan global.
"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak dididik dengan standar internasional, sehingga mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk melanjutkan studi ke universitas-universitas terkemuka di dunia atau memasuki dunia kerja global dengan percaya diri," ujar Mitosima The Anakunda.
Selain itu, Mitosima juga mengungkapkan rencananya untuk membangun sebuah yayasan independen yang akan berperan sebagai fasilitator beasiswa bagi anak-anak berprestasi, serta membantu mewujudkan impian siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-20, pihak sekolah akan menggelar Perayaan Terbuka untuk Umum pada 1 Maret 2025 di Pacific Palace Hotel Batam, yang akan dihadiri oleh berbagai mitra pendidikan, termasuk perwakilan dari Cambridge dan Oxford, yang akan berbagi wawasan mengenai pendidikan global.
Saat ini sekolah telah membuka pendaftaran gelombang ke-2 bagi calon siswa, dan membuka kesempatan kepada para orang tua untuk mengajak anak-anaknya melakukan trial and visit.
Baca Juga: Gibran Tinjau MBG di Sekolah Unggulan Jakarta, Publik Nilai Program Tak Tepat Sasaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?
-
Pertamina EP Temukan Lapisan Produktif Baru di PALI, Sumur BNG-082 Hasilkan Minyak dan Gas