Suara.com - Produk Daviena Skincare tengah menjadi sorotan belakangan ini setelah dokter kecantikan, dr. Oky, mengklaim bahwa produk tersebut dapat merusak wajah konsumennya.
Tak hanya dokter Oky, Doktif alias Dokter Detektif yang kerap mereview skincare pun mengatakan jika produk Daviena Skincare overclaim.
Di sisi lain, pihak Daviena Skincare menepis tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa produknya aman digunakan, meski pada akhirnya ia juga membuat video yang berisi permohonan maaf terkait isu yang beredar.
Namun, permintaan maaf tersebut justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan di kalangan publik. Banyak yang mempertanyakan apakah permohonan maaf itu merupakan bentuk pengakuan atas klaim yang disampaikan oleh dr. Oky dan Doktif.
Terlepas dari polemik ini, warganet justru mengulik beberapa kontroversi produk Daviena Skincare yang belakangan viral di media sosial. Berikut adalah beberapa kontroversinya.
1. Overclaim
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Daviena Skincare diisukan overclaim oleh beberapa pihak, termasuk dokter Oky dan Doktif.
Salah satu produk mereka, Daviena Sleeping Mask Retinol Booster, diklaim mengandung Actosome Retinol sebesar 2%.
Namun, hasil uji laboratorium mengungkap bahwa produk tersebut sebenarnya hanya mengandung 0,03% Pure Retinol yang setara dengan 1% Actosome Retinol.
Baca Juga: Manfaat All in One Makeup dan Skincare: Praktis, Efisien, dan Cocok untuk Kulit Remaja
2. Owner Tolak Kritik
Daviena Skincare juga pernah menjadi sorotan karena ownernya, Melvina Husyanti pernah menolak kritik yang dilayangkan oleh dokter Richard Lee.
Meski dokter Richard Lee hanya menyebut inisial merek D, tapi publik meyakini yang dimaksud oleh dokter Richard Lee adalah merek Daviena.
Richard Lee mengungkapkan bahwa kandungan niacinamide dalam merek D sangat rendah dan jauh di bawah standar umum yang biasanya berada di kisaran 5 hingga 10 persen.
Akibatnya, pengguna body lotion tersebut kemungkinan besar tidak akan memperoleh hasil optimal dalam mencerahkan kulit.
Tak terima dengan kritik dari dr. Richard Lee, pemilik Daviena, Melvina Husyanti justru membalas kritik dengan mempertanyakan produk DNA Salmon milik dr. Richard Lee yang sempat viral karena diklaim memiliki jarum dalam aplikatornya untuk meningkatkan efektivitas penggunaan.
Berita Terkait
-
Deretan Bisnis Melvina Husyanti, Pengusaha yang Diduga Diperas Nikita Mirzani Belasan Miliar
-
Perjalanan Karier Melvina Husyanti Owner Daviena Skincare, Dulunya Karyawan Konter HP
-
Manfaat All in One Makeup dan Skincare: Praktis, Efisien, dan Cocok untuk Kulit Remaja
-
3 Serum Eksfoliasi dengan Lactic Acid, untuk Kulit Cerah tanpa Bikin Kering
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak