Suara.com - Tak ada yang bisa membendung rasa rindu Paula Verhoeven kepada kedua anaknya. Apalagi karena Kiano dan Kenzo sekarang berada dalam pengasuhan Baim Wong.
"Rasanya hati mama tersayat-sayat, udah berapa banyak tangis kangen yang mama lewatin 6 bulan terakhir ini, mama udah ga tau lagi..." ujar Paula pada Jumat (7/3/2025).
Pasalnya sebelum mulai menjalani proses cerai dengan Baim, Paula mendedikasikan hampir 24 jam waktunya dalam sehari untuk membesarkan Kiano dan Kenzo. Namun kini Kiano dan Kenzo justru memperlakukannya bak orang asing.
"Hati mama itu sedih dan hancur rasanya ngeliat kalian ketakutan setiap deket mama, perasaan asing sama anak-anak yang mama kandung dan lahirkan," kata Paula.
"Mama ga tau apa yang terjadi di 6 bulan terakhir dengan hidup kalian. Mama kasihan ngeliat kalian bingung dengan kondisi ini, maafin mama ya nak kita ada dikondisi sekarang," imbuhnya.
Paula pun memperlihatkan setiap momen kebersamaannya dengan Kiano dan Kenzo. Sampai Paula dan Baim mulai berpisah, dan saat itulah Paula mulai kesulitan menemui anak-anaknya.
Kiano dan Kenzo mulai tampak berubah. Tak lagi sehangat biasanya, Kiano dan Kenzo cenderung menghindari Paula. Bahkan tak jarang jagoannya sampai menangis menolak kehadiran Paula.
Mirisnya, penolakan ini diduga karena anak-anak Paula enggan melihat ibunya kembali beradu mulut dengan Baim. Hal ini terungkap saat Kenzo menangis di pelukan pengasuhnya.
"Mama jangan di sini," kata Kenzo di sela isakannya. "Nanti Papa marah. Nanti Mama dimarahin Papa."
Baca Juga: Beda Sikap Baim Wong dan Teuku Ryan Jalani Puasa saat Proses Cerai, Ada yang Bahagia
"Oh iya, iya, enggak, Papa itu baik, Adek. Papa nggak marahin Mama kok, Sayang," balas Paula.
Paula bahkan harus mengejar Kiano dan Kenzo hanya sekadar untuk memberikan makanan atau mainan. Karena itulah, Paula masih berusaha bertahan demi mendapatkan kembali anak-anaknya.
"Mama akan perjuangkan anak-anak Mama," ungkap Paula di videonya, yang kemudian ditimpali di kolom caption. "Mama akan selalu ada disini menunggu kalian pulang ke pelukan mama."
Namun terlepas dari ungkapan kesedihan Paula, curahan hati Kenzo yang disampaikan sambil bersimbah air mata tadi membuat banyak warganet ikut bersedih.
"Nanti mamah di marahi papah. Ya Allah," komentar warganet. "Tangisanku pecah waktu Kenzo bilang 'Mama jangan disini, nanti Papa Marah' Astaghfirullah Nakkk, gak kebayang gimana bingungnya hati dan pikiran kalian sekarang dengan kondisi ini," imbuh yang lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kemenperin Optimistis Industri Sportswear Melaju, Nilai Pasar Capai Rp58,6 Triliun pada 2030
-
5 Ide Kegiatan Hari Pramuka yang Seru, Inovatif dan Kekinian Selain Upacara
-
Purbaya Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 101,1 Triliun per Semeter I 2026
-
Daftar Kode Voucher Shopee x BRI 7.7 Terbaru, Diskon hingga 20 Persen!
-
BNI dan PPI Hong Kong Bekali Ratusan Mahasiswa Indonesia Jelang Studi di Luar Negeri
-
Superkomputer Prediksi Indonesia vs Vietnam: Duel Sengit, Skor Imbang Jadi Skenario Terkuat
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Menanti Waktu Penutupan TPS Liar Kramat Jati usai Kebakaran
-
Amran Wajibkan Pabrik Gula Rafinasi Punya Kebun, Pengamat: Sulit Direalisasikan
-
Turis Asing ke RI Tembus 7,45 Juta, Tertinggi Sejak 2019