Mengenal Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar adalah malam yang paling dinantikan umat Islam di bulan Ramadhan. Malam istimewa ini lebih baik dari seribu bulan karena pada malam itu Al-Quran diturunkan dan para malaikat turun ke bumi dengan membawa keberkahan serta rahmat dari Allah SWT. Oleh karena itu, kaum Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah di malam-malam terakhir Ramadhan agar tidak melewatkan kesempatan berharga ini.
Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar
Berdasarkan berbagai riwayat, ada beberapa tanda yang dapat dikenali saat malam Lailatul Qadar turun. Berikut adalah tanda-tandanya menurut hadits dan sumber terpercaya:
1. Matahari Terbit Tidak Terlalu Panas
Salah satu tanda yang disebutkan dalam hadits adalah matahari yang terbit pada pagi harinya tidak bersinar terlalu terik. Matahari tampak berwarna putih terang tetapi cahayanya tidak menyilaukan. Rasulullah SAW bersabda:
"Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam kedua puluh tujuh (dari bulan Ramadan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa sinar yang menyengat." (HR. Muslim No. 762).
2. Angin Berembus Lembut
Malam Lailatul Qadar ditandai dengan suasana yang sejuk dan nyaman. Angin yang bertiup terasa lembut dan tidak kencang. Ini merupakan salah satu bentuk kenikmatan yang diberikan Allah SWT bagi mereka yang beribadah pada malam tersebut.
Baca Juga: Keutamaan Malam Lailatul Qadar, Malam Diturunkannya Al-Quran dan Penuh Berkah
3. Malam Tampak Cerah dan Tenang
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar adalah malam yang cerah dan tenang. Tidak terasa terlalu dingin atau panas, langitnya bersih tanpa awan tebal, serta tidak terjadi hujan ataupun bintang jatuh. Hadits dari Ahmad menyebutkan bahwa suasana malam tersebut seperti bulan purnama yang bercahaya dengan indah.
4. Terjadi di 10 Malam Terakhir Ramadhan
Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mencari malam Lailatul Qadar di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Beliau bersabda:
"Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan." (HR. Bukhari dan Muslim).
5. Terjadi di Malam Ganjil
Malam Lailatul Qadar diyakini terjadi pada salah satu malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29. Rasulullah SAW bersabda:
"Bisa jadi Lailatul Qadar ada pada sembilan hari yang tersisa, tujuh hari yang tersisa, lima hari yang tersisa, atau tiga hari yang tersisa." (HR. Bukhari).
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kendal Tornado FC Tambah Amunisi, Birrul Walidain dan Andre Oktaviansyah Resmi Bergabung
-
Ungguli Jatim dan Jabar, Jateng Pimpin Penyaluran Kredit Perumahan Nasional
-
Kulit Glowing Alami Jadi Tren, Dokter Sebut Hidrasi Kunci Perawatan Estetika Masa Kini
-
40 Saksi Diperiksa, Kejari Tulungagung Segera Ungkap Tersangka Korupsi Tanah Griyo Dalem Kanjengan?
-
Jangan Anggap Remeh Meme Prabowo, Pakar Cium Aroma Perlawanan Senyap yang Bisa Meledak
-
Mitsubishi Fuso Akui Penjualan Melonjak Berkat Pengadaan Truk Koperasi Desa Merah Putih
-
PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA
-
BPDP Kucurkan Rp 1,3 T untuk Beasiswa, Tanggung Full Kuliah hingga Biaya Hidup Anak Petani Sawit
-
Pengamat Sebut Pelabelan Londo Ireng Sebagai Upaya Meredam Suara Kritis
-
Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara