- Mitsubishi Fuso mengakui penjualan kendaraan niaganya tahun ini melonjak berkat pengadaan di program Koperasi Desa Merah Putih.
- Penjualan kendaraan Mitsubishi Fuso naik 53,3 persen pada Semester I 2026, dari 11.442 unit di paruh pertama 2025 menjadi 17.535 unit tahun ini.
- Jika tanpa pesanan Koperasi Desa Merah Putih, kenaikan penjualan Mitsubishi Fuso hanya sekitar 5 sampai 10 persen.
Suara.com - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation di Indonesia, mengakui penjualan mobil niaganya pada tahun ini naik tajam berkat pengadaan truk program Koperasi Desa Merah Putih yang digarap BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara.
Berdasarkan laporan bulanan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, penjualan kendaraan Mitsubishi Fuso naik 53,3 persen pada Semester I 2026, dari 11.442 unit di paruh pertama 2025 menjadi 17.535 unit tahun ini.
Adapun Agrinas telah memesan sebanyak 20.000 unit truk Canter dari Mitsubishi Fuso di Indonesia untuk digunakan oleh Koperasi Desa Merah Putih.
"Bahwa benar di 2026 ini, total demand itu banyak terkontribusi dari proyeknya pemerintah. Pertamanya Agrinas, proyek ini kan ditargetkan selesai sampai Desember 2026," kata Sales and Marketing Director PT KTB Aji Jaya saat ditemui di sela-sela arena GIIAS 2026 di ICE, BSD, Tangerang pekan ini,
Aji mengatakan lonjakan penjualan Mitsubishi Fuso tahun ini memang siginifikan, karena pesanan pemerintah. Ia mengakui jika tanpa pesanan untuk Koperasi Desa Merah Putih, kenaikan penjualan perusahaan hanya sekitar 5 sampai 10 persen.
Lebih lanjut Aji berharap pemerintah akan kembali mempercayakan pengadaan kendaraan niaga pada Mitsubishi Fuso dan pabrikan otomotif dalam negeri pada waktu-waktu yang akan datang.
Ia mengingatkan kondisi pasar otomotif Indonesia saat ini belum kembali ke kondisi normal. Karenanya proyek pengadaan dari pemerintah diharapkan bisa mengembalikan lagi kejayaan industri otomotif nasional.
"Di 2027 tentunya kita berharap ada proyek pemerintah lagi, itu akan bisa menstimulus market. Ini jadi salah satu peluang buat kendaraan niaga," beber Aji.
Bus Baru Mitsubishi Fuso di GIIAS 2026
Baca Juga: Strategi Isuzu Jaga Produktivitas Bisnis Konsumen Lewat Bengkel Berjalan
Di GIIAS 2026 sendiri Mitsubishi Fuso meluncurkan kendaraan niaga baru, Canter Extra Long Bus yang menyasar industri pariwisata.
Bus anyar ini diklaim bisa mengangkut lebih banyak penumpang, sekaligus menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik di kelasnya.
Mitsubishi Fuso juga mengumumkan inisiatif akselerasi Zero Down Time, yang memberikan kepastian layanan purnajual lebih mumpuni kepada konsumen.
Akselerasi Zero Down Time Mitsubishi Fuso diwujudkan dalam tiga inovasi layanan purnajual.
Pertama, Mitsubishi Fuso mengubah status Bengkel Siaga 24 Jam menjadi Bengkel 24 Jam Non-Stop. Dengan perubahan ini, Mitsubishi Fuso menjamin ketersediaan jasa perbaikan tanpa henti, kapan saja, di mana saja. Saat ini, Bengkel 24 Jam Non-Stop telah tersedia di 19 lokasi strategis di sepanjang jalur logistik nasional.
Kedua, pembangunan Fuso Service Center yang merupakan fasilitas servis khusus di area-area terpencil (on-site) yang berdekatan dengan wilayah operasional pertambangan dan perkebunan konsumen, menjamin kendala teknis teratasi seketika tanpa harus membawa unit keluar site dan menempuh perjalanan yang jauh.
Ketiga, meningkatkan ekspansi portofolio suku cadang alternatif berstandar kualitas resmi Mitsubishi Fuso yaitu Suku Cadang Tiga Berlian (SCTB) yang hadir dengan line-up yang semakin lengkap untuk kebutuhan perawatan ringan sampai berat.
Kehadiran SCTB memberikan pilihan rasional bagi konsumen untuk menekan serta menghemat biaya operasional pemeliharaan (Total Cost of Ownership) tanpa mengorbankan durabilitas kendaraan.
Berita Terkait
-
Isuzu Pamerkan Mobil Rumah ELF NLR Campervan di GIIAS 2026
-
Venom Audio Hadirkan Head Unit Berbasis ChatGPT dan Produk Terbaru di GIIAS 2026
-
GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia
-
Kolaborasi Eka Hospital, Sinar Mas Land & Hyundai Hadirkan Healthcare on The Move di GIIAS 2026
-
Suzuki XL7 Hybrid Terbaru Tantang Pasar SUV 7 Seater Lewat Penyegaran Eksterior dan Interior
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jangan Anggap Remeh Meme Prabowo, Pakar Cium Aroma Perlawanan Senyap yang Bisa Meledak
-
Mitsubishi Fuso Akui Penjualan Melonjak Berkat Pengadaan Truk Koperasi Desa Merah Putih
-
PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA
-
BPDP Kucurkan Rp 1,3 T untuk Beasiswa, Tanggung Full Kuliah hingga Biaya Hidup Anak Petani Sawit
-
Pengamat Sebut Pelabelan Londo Ireng Sebagai Upaya Meredam Suara Kritis
-
Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara
-
Prabowo Masih Pakai Gaya Orde Baru, Kepuasan Publik Anjlok
-
Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam
-
Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan
-
Niat Bermain Berakhir Duka, Bocah 5 Tahun Tenggelam di Sungai Cianjur