Suara.com - Nasrullah, yang lebih dikenal sebagai Mat Solar, meninggal dunia pada Senin, 17 Maret 2025, dalam usia 62 tahun. Kepergiannya meninggalkan sengketa tanah yang belum terselesaikan terkait proyek pembangunan Jalan Tol Cinere-Serpong.
Kepergian Mat Solar ini membuat Rieke Diah Pitaloka, Anggota DPR RI sekaligus rekan almarhum di sitkom Bajaj Bajuri begitu terpukul.
Apalagi, Rieke menyebut masih ada 'hutang' kepada komedian senior itu untuk membereskan masalah tanahnya.
"Abang, maafin Oneng belum bisa perjuangin hak Abang," katanya Rieke dalam ucapan duka citanya.
Lantas, apa yang sedang diperjuangkan Rieke Diah Pitaloka untuk Mat Solar? Berikut kronologinya.
Awal Mula Sengketa
Pada tahun 2019, proyek pembangunan Jalan Tol Cinere-Serpong memasuki tahap pembebasan lahan. Tanah milik Mat Solar seluas 1.313 meter persegi termasuk dalam area yang akan digunakan untuk proyek tersebut.
Pihak pengembang, PT Cinere Serpong Jaya, menetapkan nilai ganti rugi sebesar Rp3,3 miliar untuk lahan tersebut. Namun, hingga saat ini, ganti rugi tersebut belum diterima oleh Mat Solar atau keluarganya.
Status Sengketa
Baca Juga: Mat Solar Meninggal Dunia: Perjalanan Sang Legenda Komedi Berakhir
Permasalahan muncul karena adanya klaim kepemilikan lain atas tanah tersebut. Pihak PT Cinere Serpong Jaya menempatkan dana ganti rugi ke pengadilan melalui mekanisme konsinyasi, mengingat status lahan yang dianggap bersengketa.
Kuasa hukum dari pihak tergugat menjelaskan bahwa sebelum tahun 1993, tanah tersebut telah dialihkan oleh Pak Idris kepada Pak Rusli tanpa adanya bukti jual beli yang jelas. Kemudian, tanah tersebut dialihkan ke Mat Solar. Situasi ini menyebabkan status lahan menjadi tidak jelas dan dianggap bersengketa.
Sementara itu, kuasa hukum Idris, Endang Hadrian, menjelaskan bahwa pemerintah sebenarnya telah menyiapkan dana sebesar Rp3,3 miliar sebagai kompensasi.
Namun, dana tersebut dititipkan ke pengadilan karena adanya sengketa tanah antara beberapa pihak yang mengklaim kepemilikan lahan tersebut.
"Pemerintah menilai ada sengketa, sehingga uang pembebasan lahan ini dikonsinyasikan ke pengadilan sebesar Rp 3,3 miliar," kata Endang di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (24/12/2024).
Endang menjelaskan bahwa pencairan dana hanya bisa dilakukan setelah ada putusan resmi pengadilan mengenai siapa pemilik sah lahan tersebut.
Menurutnya, ada dua solusi yang dapat diambil, yaitu melalui putusan hukum tetap atau melalui perdamaian antara pihak yang bersengketa.
Kasus ini masih menunggu keputusan pengadilan terkait pemilik sah lahan, sementara keluarga Mat Solar berharap proses ini dapat segera diselesaikan agar mereka mendapatkan ganti rugi tanah yang menjadi hak mereka.
Upaya Penyelesaian
Anak Mat Solar, Haidar Rasyad, mengungkapkan bahwa keluarganya sudah mengurus persoalan ini sejak lama. Menurutnya, tanah keluarga seluas 1.300 meter persegi itu belum mendapatkan kompensasi sejak digunakan untuk pembangunan jalan tol pada 2019.
"Tanah itu milik keluarga kami, luasnya 1.300 meter. Sampai sekarang, belum ada ganti rugi tanah dari pemerintah," ujar Haidar.
Ia menegaskan bahwa tanah tersebut bukan dalam status sengketa, melainkan milik sah keluarga mereka.
Haidar pun meminta pemerintah segera menuntaskan pembayaran tersebut. Ia berharap dana kompensasi tersebut dapat digunakan untuk biaya pengobatan Mat Solar.
"Makanya pemerintah, ayo dong bayar. Lumayan buat pengobatan ayah," ujarnya kala itu.
Selain itu, Rieke Diah Pitaloka, rekan kerja Mat Solar dalam sinetron "Bajaj Bajuri", turut memperjuangkan hak ganti rugi atas tanah tersebut. Dalam rapat dengar pendapat dengan Direktur Utama PT Jasa Marga, Subakti Syukur, Rieke menyampaikan,
"Yang dianggap sengketa lahan terkait tanah Mat Solar, Pak, 'suami' saya Bang Juri, Pak. Pihak Jasa Marga dalam hal ini PT Cinere Serpong Jaya untuk tanah seluas 1.300 sekian meter, Pak, dengan nilai Rp 3,3 miliar, dititipkan ke pengadilan melalui PU oleh Cinere Serpong Jaya," kata Rieke.
Dirut Jasa Marga, Subakti Syukur, menanggapi pernyataan Rieke. Ia menyebut bahwa urusan tersebut ditargetkan selesai sebelum lebaran.
"Target kami sebelum lebaran ini kalau bisa sudah dibayarkan," kata Subakti.
Namun, hingga akhir hayatnya, Mat Solar masih belum mendapat hak atas tanahnya.
Berita Terkait
-
Mat Solar Meninggal Dunia: Perjalanan Sang Legenda Komedi Berakhir
-
Dimuliakan, Ini 7 Keutamaan Meninggal di Bulan Ramadan seperti Mat Solar
-
Firasat Rieke Diah Pitaloka Sehari Sebelum Mat Solar Meninggal Dunia
-
Berujung Perpisahan, Kisah Rieke Diah Pitaloka Berjuang Mati-matian Demi Mat Solar
-
Menangis Mat Solar Meninggal, Rieke Diah Pitaloka: Seperti Kehilangan Suami
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Dari Gita Wirjawan hingga Malaka Project: 5 Podcast Wajib Dengar Biar Wawasanmu Makin Terbuka
-
Terkuak di Sidang! Saksi Ngaku Setor Rp60 Juta ke Wakil Ketua DPRD Pekalongan Demi Jabatan
-
Gerak Cepat di Tengah Bencana, InJourney Group Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak di NTT
-
5 Sepatu Jalan Terbaik untuk Liburan: Stylish dan Empuk untuk Eksplorasi Seharian
-
Rahasia Rumus Volume dan Luas Permukaan Kubus: Sifat Unik dan Contoh Soal Praktis
-
Gen Z dan FOMO Nonton Konser: Bukan Cuma Hiburan, Tapi Membeli Pengalaman
-
Pakar: Desil DTSEN Tak Bisa Jadi Vonis Tunggal Penerima Subsidi
-
Breasts and Eggs: Perempuan yang Melawan Standar Tubuh dan Norma Sosial
-
Cara Menata Cermin di Kamar Tidur yang Baik Menurut Feng Shui, Diletakkan di Mana?
-
Mengenal Nonchalant Core: Tren Bersikap 'Bodo Amat' ala Gen Z, Sehatkah Secara Mental?