Suara.com - Lebaran sebentar lagi dan opor ayam menjadi salah satu hidangan wajib yang selalu hadir di meja makan. Rasanya yang gurih dan lezat, dipadu dengan ketupat atau lontong, selalu menjadi favorit banyak orang.
Namun, seringkali kita memasak opor ayam dalam jumlah banyak dan sisa opor ayam pun menjadi pertanyaan: tahan berapa lama opor ayam ini? Bagaimana cara menyimpannya agar tidak mudah basi dan tetap lezat saat disantap kembali? Simak penjelasan berikut ini.
Tips Simpan Opor Ayam Agar Tidak Mudah Basi
Opor ayam yang tidak disimpan di kulkas atau freezer, hanya akan tahan sekitar 1-2 hari di suhu ruang, terutama saat cuaca panas. Opor ayam bisa bertahan 1–3 hari di kulkas dan hingga seminggu di freezer.
Ada beberapa tips yang bisa kamu gunakan untuk menyiasati agar opor ayam tidak muda basi antara lain:
1. Simpan di Kulkas atau Freezer
Penyimpanan di kulkas adalah cara yang umum dan efektif untuk memperpanjang umur simpan opor ayam. Di bagian chiller kulkas, opor ayam bisa bertahan selama 1–3 hari.
Jika ingin lebih lama, simpan di freezer karena opor ayam beku bisa bertahan hingga seminggu. Penting untuk menggunakan wadah kedap udara agar kualitas opor tetap terjaga dan tidak tercampur dengan aroma makanan lain di kulkas.
2. Cara Simpan Tanpa Kulkas
Jika tidak ada kulkas, panaskan opor ayam hingga mendidih untuk membunuh bakteri. Setelah mendidih, matikan api dan biarkan opor tetap di dalam panci tertutup. Jangan aduk opor dan biarkan hingga dingin dengan sendirinya sebelum disimpan. Cara ini bisa membuat opor bertahan semalam hingga keesokan harinya.
Baca Juga: Sejarah Opor Ayam: Hidangan yang Wajib Ada saat Lebaran
3. Jangan Langsung Dipanaskan
Opor ayam yang baru dikeluarkan dari kulkas atau freezer sebaiknya tidak langsung dipanaskan. Biarkan opor mencapai suhu ruang terlebih dahulu untuk menghindari perubahan suhu yang drastis. Perubahan suhu yang tiba-tiba dapat merusak tekstur kuah santan dan membuat opor cepat basi.
4. Panaskan dengan Api Kecil
Saat memanaskan opor, gunakan api kecil dan aduk perlahan. Api besar dapat menyebabkan santan pecah dan mengubah rasa serta tekstur opor.
5. Jangan Aduk Ketika Dipanaskan
Saat memanaskan opor untuk pertama kali sebelum disimpan, jangan diaduk. Ini karena mengaduk dapat memasukkan udara yang mengandung bakteri ke dalam opor, sehingga mempercepat pembusukan. Biarkan opor mendidih dengan sendirinya, lalu dinginkan sebelum disimpan.
6. Panaskan Sekali
Kamu perlu menghindari untuk memanaskan opor ayam secara berulang kali. Ini karena setiap kali dipanaskan, kualitas opor akan menurun, baik dari segi rasa maupun tekstur. Panaskan hanya porsi yang akan dikonsumsi.
7. Simpan di Dalam Panci Tertutup
Simpan opor dalam panci atau wadah tertutup rapat setelah dipanaskan dan didinginkan. Wadah tertutup mencegah kontaminasi bakteri dari udara dan menjaga aroma opor tetap segar.
8. Pisahkan Potongan Ayam dengan Kuah Opor
Jika memungkinkan, pisahkan potongan ayam dan kuah opor saat menyimpan. Cara ini membantu memastikan keduanya matang merata saat dipanaskan kembali. Penyimpanan terpisah juga mencegah ayam menjadi terlalu lembek karena terendam kuah terlalu lama.
9. Jangan Pegang Dengan Tangan Langsung
Kamu juga perlu menghindari menyentuh opor ayam dengan tangan langsung. Ini karena tangan mengandung bakteri yang dapat mengkontaminasi opor dan mempercepat pembusukan. Gunakan sendok bersih atau sarung tangan plastik saat menangani opor.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Resep Lontong Rice Cooker untuk Lebaran: Praktis dan Antigagal
-
Resep Nasi Kuning Pulen dan Wangi ala Nana Mirdad: Simple buat Buka Puasa
-
Ingin Minum Kopi saat Buka Puasa? Berikut Resep Takjil Cincau Soya Gula Aren ala Chef Juna
-
Resep Kue Semprit Keju untuk Lebaran Idul Fitri ala Chef Devina Hermawan, Dijamin Renyah dan Lumer
-
Menu Takjil Sat-Set, 5 Resep Praktis Buka Puasa Super Simpel
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Budget Rp30 Ribu, Mending Beli Sunscreen Apa? Ini 6 Pilihan Murah yang Sudah BPOM
-
Bolehkah Muslim Menerima Hampers Imlek? Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Islam
-
5 Warna Lipstik agar Tampil Lebih Fresh, Wajah Auto Cerah Tanpa Riasan Tebal
-
Inspirasi Lagu Cinta dari Svararasa, Romansa Gen Z yang Hangat dan Dekat di Hati
-
Heboh 'Tembok Ratapan Solo' Muncul di Google Maps, Ternyata Berlokasi di Kediaman Jokowi
-
Parfum Vanilla Cocok Dipakai Kapan? Ini 5 Rekomendasi yang Tahan Lama
-
Menikmati Keaslian Kuliner Thailand di Jakarta: Dari Khao Soi hingga Khao Nieo Mamuang
-
6 Shio Paling Hoki di Hari Imlek 17 Februari 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
Kapan THR PNS 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwalnya
-
Arti Kue Keranjang saat Imlek, Bukan Sekadar Hidangan Wajib