Suara.com - Nama Sultan Mahmud Badaruddin IV (SMB IV) Raden Muhammad Fauwaz Diradja mendadak menjadi sorotan setelah ia mengeluarkan pernyataan tegas terkait insiden hilangnya 200 kg rendang yang dimasak oleh konten kreator Willie Salim di Palembang.
Peristiwa yang semula bertujuan sebagai aksi sosial berbagi makanan ini justru berujung pada kericuhan, hingga akhirnya SMB IV mengutuk dan mengharamkan kedatangan Willie Salim ke Palembang seumur hidup.
Namun, siapakah sebenarnya Sultan Mahmud Badaruddin IV ini?
Sultan Mahmud Badaruddin IV Jaya Wikrama Fauwaz Diradja adalah pemimpin Kesultanan Palembang Darussalam yang dinobatkan pada 3 Maret 2010 dalam acara adat Milad Kesultanan Palembang Darussalam.
Ia merupakan penerus dari ayahandanya, Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja, Kombes Pol (Purn) Drs. Raden Muhammad Sjaefei Diradja, SH.
Sebagai pemimpin kesultanan, SMB IV memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai budaya, kehormatan, serta warisan leluhur masyarakat Palembang. Dalam banyak kesempatan, ia menegaskan pentingnya budaya semon (rasa malu) yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Palembang.
Oleh karena itu, kejadian yang melibatkan Willie Salim dianggap mencoreng nilai-nilai tersebut, sehingga SMB IV merasa perlu mengambil tindakan tegas.
Latar Belakang Pendidikan dan Karier
Lahir di Sumedang pada 20 Desember 1981, SMB IV menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Bandung sebelum melanjutkan ke Universitas Sriwijaya Palembang, tempat ia mengambil studi hukum internasional.
Baca Juga: Tak Kapok Insiden Masak Rendang di Palembang Panen Kritik, Willie Salim Siap Buat Konten Masak Lagi
Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Padjadjaran Bandung untuk meraih gelar magister kenotariatan. Di luar perannya sebagai Sultan, SMB IV memiliki profesi sebagai notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Kota Palembang.
Sultan Palembang ini juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Palembang dan aktif dalam berbagai organisasi hukum dan kebudayaan, seperti Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN).
Selain itu, ia turut berperan dalam dunia akademik sebagai dosen luar biasa di Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya.
Sikap Tegas terhadap Kasus Willie Salim
Insiden yang melibatkan Willie Salim terjadi ketika sang kreator mencoba membuat konten berbagi makanan dengan memasak rendang dalam jumlah besar di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.
Namun, sebelum rendang selesai dimasak, ratusan warga langsung berebut mengambil daging yang masih setengah matang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan
-
5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?
-
Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global
-
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
-
7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet
-
Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB
-
Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri
-
Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis