Ryan menjelaskan bahwa langkah pertama adalah memahami faktor penyebab asam lambung.
"Bisa jadi bukan karena kopinya, melainkan faktor lain yang membuat seseorang mengalami gangguan lambung," ujarnya.
Ryan menyarankan pemilihan jenis kopi yang sesuai dengan kemampuan tubuh masing-masing. Setiap orang memiliki tingkat toleransi yang berbeda terhadap kafein.
Bagi pemula, ia merekomendasikan kopi excelsa, yang memiliki cita rasa manis dengan aroma unik seperti nangka dan stroberi.
Kopi ini memiliki tekstur ringan dan kadar kafein yang lebih rendah, sehingga lebih ramah bagi lambung.
Namun, sensitivitas setiap orang berbeda-beda.
"Ada yang minum robusta tidak mengalami masalah, tapi saat minum arabica justru terkena asam lambung. Jadi, penting untuk menemukan jenis kopi yang aman untuk lambung," katanya.
Selain memilih jenis kopi yang tepat, perlu juga memperhatikan bahan tambahan seperti susu. Menurut Ryan, sering kali orang mengira kopi penyebab asam lambung, padahal bisa jadi tubuh mereka mengalami intoleransi laktosa dari susu yang dicampurkan ke dalam kopi.
Takaran konsumsi juga harus diperhatikan. Ryan menyarankan untuk membatasi konsumsi minum kopi satu cangkir per hari, sekitar 170 hingga 220 mililiter, agar terhindar dari efek samping seperti dehidrasi.
Ia juga mengingatkan tentang waktu yang tepat untuk minum kopi saat puasa. Sebaiknya, kopi dikonsumsi setelah berbuka, ketika perut sudah diisi makanan dan air putih untuk menetralkan lambung. Memberikan jeda sebelum mencerna kafein dapat mencegah lonjakan asam lambung yang mendadak.
"Makanan berfungsi melapisi dinding lambung sebelum kopi masuk," kata Ryan.
Dengan memahami jenis kopi, takaran yang tepat, serta waktu terbaik untuk mengonsumsinya, masyarakat tetap bisa menikmati kopi tanpa mengganggu kesehatan lambung selama bulan puasa.
Berita Terkait
-
Bolehkah Minum Kopi saat Buka Puasa? Ini yang Perlu Diperhatikan
-
Sahur atau Buka, Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi saat Puasa Ramadan? Ini Kata Dokter
-
Indonesia Miliki 461 Ribu Kedai Kopi, Tapi Sudahkah Kita Ngopi Sehat?
-
Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Kopi? Ini Jawaban Ilmiahnya Menurut Penelitian
-
Bukan Cuma Bikin Melek, Ini 6 'Sisi Gelap' Kopi yang Jarang Kamu Sadari
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Kapan Mulai Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Ini Jadwal Berpuasa di Bulan Dzulhijjah
-
Berapa Harga Ella Skincare? Ini Daftar Harga Produk dan Treatment 2026
-
6 Sepatu Volly Terbaik Selain Mizuno dengan Outsole Anti Slip dan Bantalan Super Nyaman
-
Reapply Sunscreen Perlu Cuci Muka Dulu atau Tidak? Begini Anjuran Dokter
-
Lebih Afdol Kurban Sapi atau Kambing? Perhatikan 3 Aspek Ini Agar Ibadah Lebih Maksimal
-
Berapa Harga Sepeda Lipat 20 Inci? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes Nyaman
-
5 Cushion SPF 50 Ini Jadi 'Tameng' Matahari Terbaik untuk Wajah, Praktis!
-
Botox Bisa Dilakukan Mulai Umur Berapa? Simak Panduan Usia Ideal dan Manfaatnya
-
Daftar Harga CeraVe Moisturizer Mei 2026, Ada Gempuran Promo Menarik!
-
Beda Kulit Kering dan Kulit Dehidrasi, Wajib Tahu agar Tidak Salah Pilih Skincare