Dumber merupakan jajanan tradisional khas Tuban. Makanan ini memiliki cita rasa manis legit dan tekstur yang lembut.
Dumbek merupakan kue tradisional yang terbuat dari tepung beras, gula merah, dan santan. Proses masaknya dikukus hingga matang.
5. Becek Menthok
Kembali ke kuliner berat, Becek Menthok bisa menjadi pilihan saat mudik ke Tuban. Hidangan ini merupakan olahan daging menthok (itik serati) dengan kuah pedas dan gurih yang kaya akan rempah.
Salah satu tempat yang menyediakan makanan ialah Warung Mbak Win. Lokasi ada di dalam gang dekat Desa Sugiharjo. Harganya berkisar antara Rp 20.000 hingga Rp 35.000.
6. Opor Mak Mbing
Opor Mak Mbing merupakan kuliner khas Tuban. Opor ini berbeda dengan pada umumnya.
Opor Mak Mbing memiliki kuah berwarna kuning kemerahan yang menggugah selera. Warna ini berasal dari penggunaan rempah-rempah khusus dan proses memasak yang unik.
Lokasinya ada di Jalan Sultan Agung No.23, Ronggomulyo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Harganya berkisar Rp 20.000 hingga Rp 35.000 per porsinya.
Baca Juga: Ini Daftar Harga Tiket Bus AKAP Jakarta-Bali, Pantengin Jelang Mudik Lebaran 2025!
7. Ampo
Ampo merupakan camilan unik dari Tuban. Kuliner ini terbuat dari tanah liat pilihan yang diolah secara tradisional. Bentuknya lonjong dan berwarna cokelat kehitaman.
Satu bungkus Ampo dijual dengan harga sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000, tergantung pada ukuran dan jumlahnya.
8. Soto Ayam Sleko
Soto Ayam Sleko memiliki cita rasa yang khas dan berbeda. Kuah soto ini memiliki rasa gurih yang berasal dari kaldu ayam kampung. Kesegaran kuahnya didapatkan dari campuran rempah-rempah yang pas.
Kamu bisa menikmati semangkuk Soto Ayam Sleko di warung makan di sepanjang Jalan Raya Tuban-Semarang. Harganya sekitar Rp 25.000 per porsinya.
9. Rujak Engos-Engos
Rujak Engos-Engos cukup unik karena menggunakan rumput laut sebagai bahan utamanya. Kuliner ini menggabungkan rasa pedas, asin, dan gurih dalam satu hidangan.
Kapan Puncak Arus Mudik Lebaran 2025?
Kepolisian Republik Indonesia mengungkapkan bahwa prediksi arus mudik lebaran 2025 akan berlangsung pada tanggal 28 Maret-30 Maret 2025. Lalu untuk prediksi arus balik lebaran 2025 menurut Kepolisian Republik Indonesia yakni berlangsung pada tanggal 5 April - 7 April 2025 mendatang.
Sedangkan Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik lebaran 2025 akan berlangsung pada tanggal 28 Maret 2025 atau H-3 menjelang Hari Raya Idul Fitri. Lalu puncak arus balik lebaran 2025 akan berlangsung pada tanghal 6 April 2025 atau pada H+5 lebaran Idul Fitri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda