Suara.com - Di balik keindahan alam Sumbawa, geliat ekonomi lokal tengah menghadapi tantangan besar. UMKM, sebagai tulang punggung ekonomi daerah, kerap menghadapi hambatan seperti keterbatasan modal, akses pasar yang sempit, dan kurangnya literasi digital.
Harapan baru muncul dengan kehadiran program Bale Berdaya, hasil kolaborasi antara PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) dan KUMPUL. Program ini bertujuan untuk memperkuat UMKM melalui pendampingan bisnis, akses pasar, dan pelatihan intensif agar mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.
"Pembinaan UMKM adalah bagian penting dari visi saya dan program prioritas pemerintah. Bale Berdaya telah menunjukkan langkah nyata dalam mewujudkan cita-cita ini," ujar Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP.
Tahun 2024 menjadi titik balik bagi lebih dari 100 UMKM di tujuh kecamatan di Sumbawa. Setelah mengikuti program Bale Berdaya, omzet peserta melonjak hingga 100,2%.
Selain itu, banyak UMKM yang akhirnya mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal, yang membuka jalan bagi mereka untuk memperluas pasar.
"Kami akhirnya bisa mendapatkan sertifikasi halal dan mulai memasarkan produk ke luar daerah. Program ini benar-benar mengubah usaha kami," ungkap Faridah, salah satu peserta program dari sektor kuliner.
Komitmen untuk mengembangkan UMKM tak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga berbagai pihak lain.
"Pemerintah akan terus mendukung program ini, terutama dalam menjembatani akses permodalan dan pemasaran," tambah Jarot.
Setelah sukses di 2024, Bale Berdaya kini melangkah lebih jauh. Tahun 2025, program ini akan memperkuat jaringan kemitraan dan membuka akses pendanaan agar UMKM unggulan Sumbawa bisa merambah pasar nasional dan internasional.
Baca Juga: Perusahaan BUMN Ini Dorong Ekonomi Lokal Melalui Program Ramadan
Dukungan datang dari enam mentor dan investor tingkat nasional, serta berbagai startup, lembaga keuangan mikro, dan perusahaan besar.
"Bale Berdaya adalah bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) AMMAN. Kami ingin UMKM Sumbawa tumbuh mandiri dan menjadi roda penggerak ekonomi lokal serta nasional," jelas Vice President Social Impact AMMAN, Priyo Pramono.
Selama lima bulan ke depan, UMKM peserta akan mendapat pendampingan dari Residence Buddy—pemuda daerah yang dilatih khusus untuk membantu perkembangan usaha.
Selain itu, mentoring dari pakar industri akan memperkuat strategi bisnis mereka, hingga akhirnya mereka siap memamerkan produk unggulan dalam eksibisi UMKM dan Temu Bisnis pada Agustus 2025.
Salah satu dukungan besar datang dari Tokopedia dan TikTok Shop, yang bergabung dalam program ini untuk memperkuat strategi pemasaran digital bagi UMKM Sumbawa.
"Program ini mencakup onboarding UMKM ke platform TikTok Shop serta pelatihan bisnis online yang komprehensif," kata Vonny Susamto, Director of Tokopedia and TikTok E-commerce.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Gubernur Tokyo Minta Karyawan Pakai Celana Pendek ke Kantor, Ada Apa?
-
Ini Alasannya Mengapa JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight
-
Lantik Perwira Baru, Prabowo Ingatkan Jangan Pernah Korupsi
-
Sinopsis 'Other Mommy': Ketika Ibu Kandung Sendiri Berubah Jadi Entitas Menyeramkan
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Prospek Bisnis Mikro Semakin Menjanjikan
-
17 Saksi Diperiksa Kejari, Siapa Otak Skandal Jual Beli Jabatan Kepsek Makassar?
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua
-
Kas PTPP Mengering, Utang Bank Membengkak Nyaris Tiga Kali Lipat
-
DPR Dukung Nanik Tetap Awasi BGN Meski Mundur sebagai Kepala
-
Ole Romeny Berpotensi Duet dengan Mohamed Ihattaren di Fortuna Sittard, Kombinasi Mematikan?