Suara.com - Tata cara dan bacaan doa dalam sholat Idul Fitri sering dilupakan oleh sebagian umat Muslim. Misalnya, diantara takbir sholat Idul Fitri baca apa?
Hal ini wajar, mengingat sholat Idul Fitri hanya dilakukan satu kali dalam setahun. Selain itu, bacaan diantara takbir sholat Idul Fitri ini juga hanya diucapkan dalam sholat Idul Adha, yang juga dilaksanakan setahun sekali.
Sholat Idul Fitri merupakan salah satu ibadah sunnah yang umumnya dilakukan secara berjamaah di masjid atau di tanah lapang. Melaksanakan sholat Idul Fitri di area terbuka lebih dianjurkan, sebagaimana disebutkan dalam hadis:
"Rasulullah saw biasa keluar pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha menuju tanah lapang", (HR Bukhari dan Muslim).
Para ulama juga menyatakan bahwa sholat ini memiliki status sunnah muakkadah, yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah. Imam Syafi'i menjelaskan hukum sholat Idul Fitri berjamaah sebagai berikut:
"Sholat sunnah terbagi menjadi dua jenis, yaitu yang dilakukan secara berjamaah dan yang dilakukan sendiri. Adapun sholat sunnah yang sangat dianjurkan untuk berjamaah dan tidak seharusnya ditinggalkan oleh orang yang mampu melaksanakannya adalah sholat dua hari raya, sholat gerhana matahari dan bulan, serta sholat Istisqa."
Bacaan doa sholat Idul Fitri saat takbir 7 kali cukup mudah dihafalkan karena singkat. Bacaan ini juga digunakan dalam rakaat kedua dengan jumlah takbir lima kali.
Selain itu, tata cara pelaksanaan sholat Idul Fitri tidak jauh berbeda dengan sholat fardu yang biasa dilakukan. Bagaimana
Bacaan Sholat Idul Fitri Saat Takbir 7 Kali
Sholat Idul Fitri memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dari sholat sunnah lainnya, yaitu jumlah takbir yang dilakukan. Berikut bacaan takbir sholat Idul Fitri saat takbir tujuh kali dalam tulisan Arab Latin beserta artinya:
Baca Juga: Tata Cara dan Niat Mandi Idul Fitri untuk Laki-Laki Sebelum Sholat Ied
Bacaan doa takbir sholat Idul Fitri saat takbir 7 kali (Latin):
"Subhânallâh, walhamdulillâh, walâ ilâha illallâh, wallâhu akbar, wa lâ haula walâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil azhîm."
Artinya:
"Maha suci Allah, segala puji bagi-Nya, tiada Tuhan selain Dia, Allah Maha Besar, dan tidak ada daya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."
Setelah bacaan ini, gerakan dan bacaan selanjutnya dalam rakaat pertama sama seperti sholat fardu yang biasa dilakukan.
Tata Cara Sholat Idul Fitri Rakaat Kedua
1. Pelaksanaan rakaat kedua hampir sama dengan rakaat pertama, dimulai dengan Takbiratul Ihram, diikuti dengan takbir sholat Idul Fitri tambahan sebanyak lima kali.
2. Setelah setiap kali takbir, dianjurkan membaca bacaan tasbih seperti yang dilakukan pada rakaat pertama. Dengan demikian, bacaan takbir sholat Idul Fitri dalam rakaat pertama dan kedua sama.
3. Setelah takbir sholat Idul Fitri, dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah, kemudian diikuti dengan surat pendek dari Al-Quran.
4. Gerakan dan bacaan selanjutnya sama seperti sholat fardu, hingga diakhiri dengan salam.
Khutbah Sholat Idul Fitri
Setelah sholat Idul Fitri selesai, khatib menyampaikan khutbah dengan mengikuti beberapa ketentuan berikut:
Khutbah Pertama
1. Disunnahkan untuk memulai khutbah pertama dengan mengucapkan takbir sebanyak sembilan kali.
2. Memuji Allah SWT dengan membaca Alhamdulillah.
3. Mengucapkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW:
"Allahumma solli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala ali Sayyidina Muhammad."
4. Menyampaikan pesan kepada jamaah agar meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.
5. Menutup khutbah pertama dengan membaca ayat-ayat suci Al-Quran. Bacaan tiga surat pendek seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sudah cukup.
Khutbah Kedua
1. Memulai khutbah kedua dengan takbir sebanyak tujuh kali.
2. Tata cara khutbah kedua hampir sama dengan khutbah pertama, tetapi di akhir khutbah ditambahkan doa.
3. Bacaan doa di akhir khutbah bisa disesuaikan, misalnya doa untuk keselamatan keluarga maupun umat Islam di seluruh dunia.
Amalan Sunnah Sebelum Sholat Idul Fitri
1. Mandi dan Memotong Kuku
Salah satu sunnah yang dianjurkan sebelum sholat Idul Fitri adalah mandi. Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Dari Abdullah bin Abbas RA, ia berkata, 'Bahwasanya Nabi SAW mandi pada hari Idul Fitri dan Idul Adha.'" (HR. Ibnu Majah).
2. Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian
Disunnahkan untuk mengenakan pakaian terbaik dan menggunakan wewangian. Dalam hadis disebutkan:
"Dari Ali bin Abi Thalib RA, bahwa Rasulullah SAW memerintahkan kami pada dua hari raya untuk memakai pakaian terbaik yang kami miliki, menggunakan wewangian terbaik, serta berkurban dengan hewan yang paling baik." (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak).
3. Makan Sebelum Sholat
Rasulullah SAW selalu makan sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri. Beliau bersabda:
"Janganlah keluar pada hari Idul Fitri sampai dia makan terlebih dahulu, dan janganlah makan pada hari Idul Adha sampai ia selesai sholat." (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Ahmad).
4. Mengumandangkan Takbir Hingga Sholat Idul Fitri
Salah satu sunnah Rasulullah SAW sebelum sholat Idul Fitri adalah mengucapkan takbir. Takbiran ini dimulai sejak malam sebelum Idul Fitri, yang dikenal dengan malam takbiran.
Sunnah Setelah Sholat Idul Fitri
1. Melewati Jalan Berbeda saat Pergi dan Pulang dari Sholat Idul Fitri
Disunnahkan untuk mengambil rute yang berbeda antara perjalanan pergi dan pulang. Hal ini bertujuan agar dapat bertemu lebih banyak orang dan menyebarkan kebahagiaan melalui salam serta senyuman. Hadis Nabi SAW menyebutkan:
"Nabi SAW ketika hari raya mengambil jalan yang berbeda (antara pergi dan pulangnya)." (HR. Bukhari).
2. Mengucapkan Selamat dan Mendoakan Sesama Muslim
Disunnahkan untuk saling mengucapkan doa seperti "Taqabbalallahu minna wa minkum," yang artinya:
"Semoga Allah menerima amalan kami dan amalan kalian."
Itulah pembahasan mengenai bacaan doa takbir sholat Idul Fitri saat takbir 7 kali beserta sunnah-sunnah yang dianjurkan sebelum dan sesudahnya. Dengan memahami tata cara dan bacaan yang benar, semoga sholat Idul Fitri dapat dilaksanakan dengan lebih khusyuk dan penuh keberkahan.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Tata Cara dan Niat Mandi Idul Fitri untuk Laki-Laki Sebelum Sholat Ied
-
Jadwal Sholat Idul Fitri 2025 Jam Berapa? Ini Waktu Mulai, Niat, Tata Cara dan Amalan Sunnah
-
Lengkap! Bacaan Sholat Idul Fitri Takbir 7 Kali dan 5 Kali, Jangan Lupa Dihafalkan!
-
Jangan Sampai Salah! Ini Bacaan 7 Takbir Idul Fitri dan Tata Cara Sholat yang Sesuai Sunnah
-
Ini Tata Cara Sholat Idul Fitri dan Bacaan Lengkapnya
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis
-
5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
-
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?
-
5 Sampo Jepang untuk Atasi Rambut Rontok dan Uban Usia 40 Tahun ke Atas