DNA adalah materi genetik di dalam sel-sel tubuh. DNA berfungsi seperti buku petunjuk untuk membantu seseorang menjadi diri sendiri.
- Tujuan anak melakukan tes DNA beragam. Berikut di antaranya:
- Mendapatkan hak hukum atas tunjangan anak, hak asuh anak, tunjangan jaminan sosial, dan warisan.
- Mengidentifikasi hubungan dengan kelainan genetik yang dapat memengaruhi kesehatan jangka panjang, termasuk fibrosis kistik, sindrom Down, dan jenis kanker tertentu.
- Membantu anak mempelajari lebih lanjut tentang sejarah keluarga mereka.
Bagaimana prosedur tes DNA?
Tes DNA dapat dilakukan layanan kesehatan dengan dua cara, yaitu prenatal dan pasca persalinan. Untuk tes DNA prenatal, tes dilakukan ketika ibu sedang hamil sedini mungkin, setidaknya minggu kedepalan kehamilan.
Tes DNA mengumpulkan sampel jaringan atau darah dari ibu kandung, calon ayah kandung, dan terkadang janin atau anak. Selanjutnya, teknisi lab akan menganalisis sampel dan mencari penanda genetik—karakteristik dalam urutan DNA—yang dimiliki janin atau anak dengan ibu kandung dan calon ayah kandung.
Sebagian besar tes DNA menggunakan usapan pipi untuk mengumpulkan sampel DNA dari calon ayah. Mereka akan menggunakan kapas untuk mengumpulkan sel pipi (bukal) dari bagian dalam mulut.
Oleh sebab itu, setidaknya satu jam sebelum usapan pipi, sebaiknya hindari:
- Menyikat gigi.
- Menggunakan obat kumur.
- Memasang gigi palsu.
- Merokok atau menggunakan tembakau kunyah.
Aktivitas tersebut dapat memengaruhi kualitas usapan pipi, sehingga berpotensi membuat hasil tes DNA tidak akurat.
Dalam beberapa kasus, tes DNA mungkin memerlukan sampel darah. Sebelum tes darah, penyedia layanan kesehatan mungkin menyarankan ke pelaku tes DNA untuk:
- Minum lebih banyak cairan.
- Makan makanan sehat.
- Melembapkan lengan.
- Lakukan beberapa latihan ringan untuk membantu meningkatkan tekanan darah.
Hasil tes paternitas DNA biasanya mencantumkan "probabilitas paternitas" sebagai dua nilai: 0 atau 99,9.
Baca Juga: Momen Lebaran Zara Anak Ridwan Kamil di Inggris, Pilih Tak Pulang ke Indonesia di Tengah Skandal
Hasil 0 berarti tidak ada kecocokan genetik antara calon ayah dan janin atau anak. Artinya, mereka bukanlah ayah. Hasil 99,9 berarti calon ayah kemungkinan besar adalah orang tua genetik janin atau anak tersebut.
Berita Terkait
-
Momen Lebaran Zara Anak Ridwan Kamil di Inggris, Pilih Tak Pulang ke Indonesia di Tengah Skandal
-
Singgung Suami Selingkuh Sampai Punya Anak, Hotman Paris Diduga Sindir Ridwan Kamil
-
Atalia Praratya Puji Ridwan Kamil sebagai 'Si Raja Lempeng', Publik Sindir Isu Perselingkuhan
-
Sebelum Lisa Mariana, Ayu Aulia Disebut Lebih Dulu Punya Hubungan dengan Ridwan Kamil
-
Anak Lisa Mariana Dibilang Mirip Marshel Widianto Gara-Gara Video ini
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
-
Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Kondisi Darurat! Supermarket Diminta Bagikan Makan ke Korban Gempa NTT, Pemerintah Siap Ganti
-
Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu
-
Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Target PLTS 100 GW Prabowo, IESR Ingatkan Kesiapan Eksekusi di Lapangan