2. Ekowisata Mangrove Karangsong
Kawaasan ekowisata hutan bakau ini berlokasi di sepanjang pesisir Kabupaten Indramayu dengan luas sekitar 20 hektar.
Selain sebagai tempat wisata edukasi, kawasan ini juga untuk pusat pengembangan dan penelitian hutan mangrove di Jawa Barat. Hutan bakau di kawasan ini juga berperan penting dalam melindungi daratan dari terjangan ombak, pengikisan pantai akibat pasang surut air laut alias abrasi.
Pengunjung kawasan ekowisata ini juga dapat menikmati keindahan alam sampai mengeksplorasi hutan mangrove.
3. Pantai Karangsong
Tempat wisata lain yang direkomendasikan adalah Desa Wisata Pantai Karangsong yang tentu masih satu kawasan dengan ekowisata hutan bakau di atas.
Pantai Karangsong memiliki pasir putih dan ombak yang ramah sehingga cocok untuk sejumlah kegiatan keluarga, misalnya bermain air, berjemur, atau sekadar bersantai menikmati suasana.
4. Pulau Biawak
Pulau Biawak merupakan salah satu dari gugusan kepulauan di daerah utara Pantai Tirtamaya, Kabupaten Indramayu. Selain Pulau Biawak, ada pula Pulau Candikian dan Pulau Gosong.
Baca Juga: Profil-Kekayaan Syaefudin: Calon Pengganti Lucky Hakim Jika Diberhentikan gegara Pelesiran ke Jepang
Eksotisme Pulau Biawak menjadi daya tarik utama. Pengunjung dipatok biaya Rp290 ribu per orang untuk menyeberang dari semenanjung Indramayu ke Pulau Biawak, atau bisa dengan menyewa perahu motor nelayan seharga Rp2 juta untuk kapasitas 10 orang.
Beberapa hal yang bisa ditemui di Pulau Biawak, misalnya mercusuar setinggi 16 lantai buatan Belanda, udara bersih dengan semilir angin laut, hingga beningnya air laut di perairan pulau tersebut.
Selain itu ada pula gugusan terumbu karang dengan banyak ikan hias yang bisa dinikmati wisatawan Pulau Biawak. Tentu saja ciri khas pulau ini juga ditemukannya banyak hewan biawak yang berkeliaran. Ini juga yang menjadi alasan nama Pulau Rakit diubah menjadi Pulau Biawak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Purbaya Tunggu Restu Prabowo soal Nasib Sisa Anggaran DBH Rp 70 T ke Pemda
-
HUT Ke-23, PPAD Gelar Ziarah Serentak: Titip Pesan Integritas bagi Prajurit Aktif TNI AD
-
Skenario Pahit yang Bisa Sebabkan Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Siapa Sari Sukoco? Korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang Tak Pernah Sampai di Pelaminan
-
17 Ide Lomba 17 Agustus yang Seru untuk Perusahaan, Bikin Makin Kompak
-
Kilau Emas Jadi Biang Kerok Inflasi Lampung di Juli 2026
-
5 City Bike Bergaya Klasik Paling Ideal untuk Komuting dan Sepedaan Keliling Kota
-
Aksi Curanmor Marak di Blora, 11 Kasus Masih Misterius
-
PayLater Terbaik Tahun 2026 di Indonesia: Cara Memilih yang Tepat agar Belanja Makin Hemat
-
The Catalyst: Kenapa Semakin Dipaksa, Orang Justru Semakin Sulit Berubah?