Suara.com - Media sosial belakangan dihebohkan oleh pengakuan seorang mahasiswa yang mengaku salah kiblat selama satu semester. Hal ini terungkap dalam unggahan akun X @tanyakanrl.
Pada unggahan tersebut, tampak tangkapan layar pesan yang mengaku salah kiblat selama satu semenster di kos-kosan.
"Prit, 1 semester Prit. 1 semester lebih gua ngekos, gua salah kiblat," tulisnya.
Unggahan tersebut sontak menuai berbagai respons dari warganet.
"Nggak papa nder, daripada yang tahu arah kibral tapi tetap nggak solat," komentar warganet.
"Sorry mungkin oot tapi buat yg mau cari tau arah kiblat biar lebih yakin bisa download google earth trus kalian measure point tempat kalian dengan point ka’bah, nanti keliatan arahnya. Kayak gambar di bawah," imbuh warganet lain.
"Ini kayak temenku, 1 tahun ngekos salah kiblat, mana mereka nentuin kiblatnya dengan cara ke masjid terus pulang naik motor ke kosan sambil yang dibonceng nunjuk ke arah kiblat masjid, itu pun salah kiblat setahun," tulis warganet di kolom komentar.
"Kalau gak tau gapapa, soalnya Islam memaafkan dalam 3 hal ini: lupa (qs. al ahzab: 5), keterpaksaan (qs. an nahl: 106), dan ketidaktahuan (qs. al isra: 15)," timpal lainnya.
Salah kiblat dalam waktu lama, seperti apa hukumnya dalam Islam?
Baca Juga: Beredar Video Ruben Onsu Jadi Imam Salat Desy Ratnasari Usai Mualaf, Tanda Serius?
Menghadap kiblat adalah salah satu syarat sah salat. Oleh karena itu, menghadap kiblat saat salat diwajibkan.
Terkait dalil salat wajib menghadap kiblat, yaitu sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al Baqarah.
"Dan dari mana saja kamu keluar, maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya, agar tidak ada hujjah bagi manusia atas kamu, kecuali orang-orang yang zalim di antara mereka. Maka janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Dan agar Kusempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk." (QS Al-Baqarah ayat 149-150)
Soal orang yang keliru dalam menentukan kiblat, anggota Fatwa Darul Ifta Mesir, Syekh Mahmud Syalaby sempat mengulasnya. Ia menyebut ada hukum bagi mereka yang selama bertahun-tahun melaksanakan salat dengan arah kiblat yang salah.
Syekh Mahmud Syalaby menyebut kiblat menjadi syarat sah salat. Namun, jika seorang Muslim melakukan salat dengan arah kiblat yang salah dan baru sadar setelah bertahun-tahun, maka salat tetap sah. Pasalnya, yang bersangkutan tidak tahu kebenarannya.
Kendati demikian, Syekh Syalaby menyampaikan orang yang salah kiblat selanjutnya harus mencari tahu arah yang benar agar salat berikutnya sesuai. Berbeda dengan orang yang lupa salah kiblat, mereka harus mengulang salatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Asmara Lancar, Ini 5 Shio yang Diprediksi Beruntung 8 Februari 2026
-
Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
-
5 Rekomendasi Model Baju Imlek Wanita 2026 yang Nyaman dan Elegan
-
5 Lipstik Jadul Legendaris Mulai Rp10 Ribuan, Kualitas Tidak Murahan
-
Sosok Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun
-
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
-
5 Sleeping Mask dengan Kolagen untuk Usia 40-an, Bikin Kulit Kencang saat Bangun Tidur
-
5 Produk Viva Cosmetics untuk Mencegah Penuaan Dini, Jaga Kulit Tetap Awet Muda
-
Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
-
Frame 50 Pas untuk Tinggi Badan Berapa? Ini 5 Rekomendasi Road Bike yang Cocok dan Anti Cedera