Suara.com - Di tengah dinamika zaman dan tantangan dunia profesional, banyak perempuan Indonesia terus menunjukkan bahwa mereka mampu bersinar di panggung global. Salah satu sosok inspiratif tersebut adalah Shierly Nangoy, CEO Sinergia Group sekaligus founder dari Sinergia L’accademia, lembaga pendidikan hairdressing bertaraf internasional, yang pantas rasanya disebut sebagai salah satu Kartini masa kini. Di tahun 2025, namanya makin melambung setelah resmi ditunjuk sebagai Presiden Intercoiffure Mondial (ICD) Indonesia.
Langkah ini bukan hanya mencerminkan pencapaian pribadi Shierly sebagai seorang profesional, tapi juga menjadi simbol kemajuan perempuan Indonesia di kancah internasional.
Di momen peringatan Hari Kartini, prestasi Shierly menjadi cermin nyata bahwa semangat Kartini tak hanya hidup dalam kata-kata, tapi juga mewujud dalam tindakan dan kontribusi nyata di berbagai bidang, termasuk dunia kecantikan dan tata rambut.
Mengangkat Kualitas Hairdresser Tanah Air ke Panggung Dunia
Sejak awal, Shierly dikenal sebagai pelopor tren dan inovasi di industri hair and beauty di Indonesia. Melalui Sinergia, ia telah menghadirkan berbagai program pelatihan bertaraf internasional, menggandeng maestro-maestro tata rambut dari negara seperti Jepang, Korea, Italia, dan Swiss.
Tujuannya sederhana namun berdampak besar: memperbarui teknik, menciptakan desain rambut modern, dan memperkaya keterampilan hairdresser lokal agar setara dengan standar global.
Kini, dengan jabatannya di Intercoiffure Mondial Indonesia, Shierly membawa misi besar: membuka pintu bagi para hairdresser Indonesia untuk naik kelas dan berjejaring di panggung internasional.
Ia menyampaikan dengan penuh semangat, “Kami berhasil membuka kembali Intercoiffure Mondial Indonesia. Ini bukan hanya tentang karier saya, tapi tentang bagaimana kita sebagai bangsa bisa menghadirkan karya yang dihargai dunia.”
Intercoiffure Mondial (ICD) bukan organisasi sembarangan. Berdiri sejak 1925, ICD adalah asosiasi hairdresser tertua dan terbesar di dunia yang menaungi lebih dari 2.500 anggota, 10.000 salon, dan 60.000 karyawan. Setiap hari, sebanyak 360.000 pelanggan di seluruh dunia merasakan layanan dari salon yang mengusung standar tinggi ICD—yang ditandai dengan simbol bintang Intercoiffure Mondial.
Baca Juga: Spesial Hari Kartini, Perpanjang SIM Gratis untuk ASN dan Wartawan Wanita di Balai Kota
ICD tak hanya bicara soal keindahan, tapi juga soal solidaritas, inovasi, dan semangat kolaborasi antarnegara. Di bawah kepemimpinan Shierly, ICD Indonesia langsung membuat gebrakan.
Program perdana mereka di tahun ini adalah mengajak anggota untuk hadir di perayaan 100 tahun ICD dunia di Hamburg, Jerman. Acara ini akan diramaikan oleh hair show dan seminar dari artis-artis kenamaan dunia, memberikan ruang belajar dan inspirasi bagi hairdresser dari seluruh penjuru dunia.
Perempuan, Kepemimpinan, dan Harmoni Peran
Yang membuat perjalanan Shierly makin luar biasa adalah kemampuannya dalam menjaga keseimbangan antara karier dan keluarga. Di tengah padatnya jadwal sebagai pemimpin perusahaan dan penggerak komunitas profesional, ia tetap menjalankan peran sebagai istri dan ibu dengan penuh kasih.
Shierly menunjukkan bahwa menjadi perempuan sukses tak harus mengorbankan peran domestik, dan bahwa keberhasilan bisa dicapai tanpa kehilangan jati diri. Inilah yang menjadikannya sosok Kartini masa kini: kuat, berdedikasi, namun tetap membumi.
Kisah Shierly Nangoy bukan sekadar tentang prestasi, tetapi tentang misi dan dedikasi untuk menciptakan perubahan nyata. Lewat karya dan kepemimpinannya, ia mengangkat derajat profesi hairdresser Indonesia, membuka akses terhadap pengetahuan global, dan menyalakan semangat kolaborasi antarprofesional dari berbagai negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
6 Two Way Cake Brand Lokal dengan Coverage Terbaik, Wajah Mulus Sekejap
-
5 Rekomendasi Sepeda Lipat Pacific Paling Murah untuk Gowes Harian
-
5 Pilihan Parfum Lokal Aroma Sandalwood yang Elegan dan Berkarakter
-
5 Bedak Tabur yang Awet untuk Menahan Minyak, Wajah Tetap Segar dan Bebas Kilap Seharian
-
Art Jakarta Gardens 2026: Kembali Hidupkan Hutan Kota dengan Seni dan Kolaborasi
-
Puasa Mutih Boleh Makan Apa Saja? Tradisi Pengantin Jawa yang Dilakukan Syifa Hadju
-
4 Cushion Satin untuk Kulit Kering, Wajah Glowing Seharian
-
Calamine Powder untuk Apa? Ini 5 Rekomendasi Bedak Pereda Gatal dan Radang Kulit
-
Tren Fast Fashion Mulai Ditinggalkan, Denim Jadi Andalan Gaya yang Lebih Timeless
-
Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Hilangkan Komedo? Ini 5 Rekomendasinya