"Rekor banget makan di Waroeng SS Greenville, kita dateng around jam 12.30, makanannya baru keluar semua 13.30 . SEJAAAAM CHOY," tulis akun X @/BanyuSadewa membagikan pengalamannya.
Namun, beberapa netizen memberikan pembelaan, menyatakan bahwa lamanya penyajian di Waroeng SS sudah diketahui umum karena banyaknya pesanan dan semua makanan yang disajikan freshly made alias dibuat setelah ada order.
"Dari 2012 gue makan di SS memang lama 1-1,5jam dan itu normal saking ramenya & semua freshly made jadi kalo emag kelaperan banget makan di SS BUKAN pilihan yang tepat (ini udah well known rules btw). Tapi banyak yang ngeyel terus ngamuk2 pas lama mateng & dijadiin konten," kata akun @/Roastingyo_u.
Selain itu beberapa netizen menjelaskan bahwa Waroeng SS memasak setiap porsi makanan dan sambal secara terpisah, dan menyajikan makanan untuk setiap meja secara bersamaan, yang dapat menyebabkan waktu tunggu yang lama, terutama saat ramai.
"SS itu masak untuk sajian dan sambelnya per porsi. Lama, pastinya, tetapi ini SOP untuk menjaga kualitas sajian dan keberlangsungan bisnis ini telah bertahan puluhan tahun. Menganggap serve pesanan satu jam di SS itu lama, pastinya jarang makan di SS / simply bukan marketnya," komentar akun @/efenerr
"Sebenernya kalo masakan lain kayak ayam goreng dkk bisa cepet, problemnya di sambel. Sambel yang freshmade walopun bahan udah di prep jangan ngarep bisa cepet, setauku SS ini sambelnya diuleg manual pake tangan bukan blenderan, jadi makan di SS pas rame itu 'susah dibikin sendiri'," kata akun @/ardanisbergas.
"Simpelnya, SS ini semua makanannya ga dimasak borongan, alias dimasak tiap porsi, termasuk sambelnya. Dan mereka ngeluarin makanannya tiap meja kudu barengan. Makin banyak yang dipesen apalagi banyak yang makan disana = siap siap bakal nunggu lama," sambungnya lagi.
Bagaimana pendapatmu? Apakah Waroeng SS termasuk salah satu restoran favoritmu?
Kontributor : Trias Rohmadoni
Baca Juga: 5 Fakta DD Kin Tiew Resto Milik Mertua Jennifer Coppen, Apakah Halal?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan