Suara.com - Industri kreatif saat ini menuntut inovasi berkelanjutan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Dalam konteks ini, pendidikan tinggi memegang peran penting dalam membekali generasi muda dengan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif lintas disiplin, dan menyampaikan ide melalui medium visual yang dinamis.
Di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif, generasi muda terus menunjukkan taringnya lewat berbagai bentuk ekspresi visual. Salah satu wujud nyata dari semangat tersebut adalah sebuah pameran karya dan eksplorasi kreatif yang baru-baru ini digelar oleh para mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) New Media School of Design Binus University. Acara ini bukan sekadar ajang pamer, tetapi ruang terbuka untuk bereksperimen, berkolaborasi, dan menyuarakan perspektif unik melalui media visual, digital, hingga instalasi interaktif.
Pameran bertajuk “Polapadu 2025”, sebuah platform pameran karya dan eksplorasi kreatif, digelar di
KROMA Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada 3-10 Mei 2025. Acara ini merupakan puncak dari perjalanan akademik mahasiswa tahun akhir Visual Communication Design New Media program yang menggabungkan desain, seni, teknologi, budaya, dan inovasi rancangan visual.
Mengangkat semangat kolaborasi dan keberagaman, “Polapadu 2025” menjadi wadah para mahasiswa untuk menyampaikan ide, narasi, dan eksperimen visual melalui karya interdisipliner yang mencerminkan dinamika industri kreatif masa kini.
Di sini, pengunjung akan diajak menyelami berbagai pengalaman visual imersif cetak dan digital, linier dan interaktif, melalui 3 kategori karya, yaitu “Brand & Packaging Design”, “Editorial & Illustration Design”, dan “Digital & Interaction Design”. Masing-masing menampilkan karya dalam bentuk Brand Identity, Kemasan, Buku, Board Game, hingga Mobile apps dan Game Virtual Reality. Kegiatan ini juga mengadakan design talks menghadirkan praktisi untuk setiap kategori karya.
“Bersama, kita ciptakan spektrum baru dalam industri kreatif,” menjadi tema utama yang menegaskan komitmen BINUS University dalam memberdayakan mahasiswa sebagai agen perubahan yang adaptif dan visioner di tengah kemajuan teknologi dan budaya digital.
“Polapadu bukan hanya sebuah pameran—ini adalah cermin dari semangat, keberagaman, dan inovasi mahasiswa kami dalam menjawab tantangan industri kreatif masa kini. Kami ingin menunjukkan bahwa kolaborasi lintas disiplin dan keberanian untuk bereksperimen adalah kekuatan utama generasi kreatif masa depan,” ujar Head of New Media Program BINUS University - Budi Sriherlambang, S.Sn., M in Imagineering.
Kegiatan ini tak hanya berfungsi sebagai platform apresiasi karya, tetapi juga sebagai langkah nyata mempertemukan akademisi, pelaku industri, serta masyarakat luas dalam ruang dialog kreatif yang relevan dan inklusif.
Baca Juga: Mau Beli Rumah? Saatnya Hijrah ke Kota Mandiri di Barat Jakarta
Pameran ini terbuka untuk umum dan menjadi momen penting dalam kalender kegiatan kreatif kampus, khususnya bagi mahasiswa New Media program dalam mempresentasikan kapabilitas dan identitas kreatif mereka kepada dunia industri.
Binus University berharap melalui acara ini, mahasiswa dapat semakin percaya diri dalam mengekspresikan ide serta menjalin kolaborasi lintas sektor yang memperkuat posisi mereka sebagai talenta unggul di industri kreatif.
Bagi mahasiswa yang terlibat, momen ini menjadi panggung aktualisasi diri sekaligus batu loncatan menuju dunia profesional. Mereka belajar menghadirkan karya yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga relevan dengan konteks zaman. Sementara bagi publik, pameran ini menjadi bukti bahwa industri kreatif Indonesia memiliki masa depan yang cerah—digerakkan oleh individu-individu muda yang tak takut bereksperimen dan menyampaikan suaranya.
Polapadu 2025 diharapkan menjadi titik awal kontribusi nyata para lulusan terhadap ekosistem desain dan inovasi visual di Indonesia maupun dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru
-
5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput
-
Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial
-
5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka
-
Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda
-
10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim
-
Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar
-
Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes
-
6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan
-
4 Parfum Wanita yang Wanginya Tahan Lama di Alfamart, Harum sejak Pagi hingga Malam