5. Kondisi internal tubuh
Fluktuasi hormonal, seperti yang disebabkan oleh pubertas dan kehamilan, dapat meningkatkan produksi sebum sekaligus mengganggu kemampuan kulit untuk menahan air.
Selain itu, stres kronis diketahui dapat meningkatkan kadar kortisol, yang dapat melemahkan lapisan kulit dan memperburuk dehidrasi.
Memperbaiki Kulit Berminyak yang Dehidrasi
Selain diet seimbang dan minum air yang cukup, solusi terbaik untuk menjaga kulit berminyak yang dehidrasi adalah dengan mengikuti rutinitas skincare yang tepat.
Berikut ini yang dapat dilakukan demi mengembalikan hidrasi.
1. Gunakan pembersih wajah yang lembut
Hindari produk pembersih wajah yang kasar. Mulailah rutinitas pembersihan wajah dengan pembersih yang lembut yang tidak akan menghilangkan kelembapan alami kulit.
Selain itu, jangan terlalu sering mencuci wajah (lebih dari tiga kali terlalu sering), karena dapat memperparah dehidrasi dan menyebabkan produksi sebum lebih banyak.
2. Pelembap untuk skin barrier
Oleskan pelembap setelah mencuci wajah dengan bahan-bahan yang ringan dan menghidrasi seperti asam hialuronat.
Meskipun memiliki kulit berminyak, penting untuk menggunakan pelembap agar kulit tetap terhidrasi, menurut American Academy of Dermatology.
Carilah produk perawatan kulit yang mengandung ceramide dan niacinamide untuk membantu memulihkan lapisan pelindung kulit dan mengunci kelembapannya.
Baca Juga: 8 Pelembap Lokal Ampuh Atasi Kulit Kering dan Kusam, Auto Glowing Alami
Penggunaan ceramide secara topikal dapat meningkatkan hidrasi kulit dan memperbaiki fungsi lapisan pelindung,
3. Eksfoliasi
Gunakan eksfoliasi kimia yang lembut seperti asam laktat atau asam mandelic. Dua kandungan tersebut dapat membantu menghilangkan sel kulit mati tanpa merusak lapisan kulit.
4. Mengontrol minyak
Gunakan produk nonkomedogenik untuk membantu mengatur sebum sekaligus menjaga hidrasi.
Produk perawatan kulit dengan asam salisilat atau zinc PCA (Pyrrolidone Carboxylic Acid) cocok untuk kulit berminyak tanpa membuatnya kering.
5. Sunscreen untuk melindungi
Penggunaan sunscreen setiap hari penting untuk melindungi kulit dari sinar UV matahari.
Pasalnya, sinar UV dapat mengeringkan kulit dan melemahkan skin barrier. Memilih sunscreen berbasis air yang tidak komedogenik akan melindungi dari UV namun tetap lembut pada kulit yang kering dan berminyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer
-
6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026
-
4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review
-
Saat Sains Jadi Fondasi Kecantikan, Riset di Balik Produk yang Dipakai Jutaan Orang
-
Bukan Musuh, Ternyata MSG Justru Rahasia Mengurangi Garam di Masakan Anda!
-
Pernah Jadi MUA hingga Live Streamer, Aris Priadi Kini Bersinar sebagai Wak Bordir
-
3 Serum Lokal Terbaik untuk Flek Hitam Berdasarkan Klaim dan Review
-
Apakah Air Cooler Bisa Dingin Seperti AC? Coba 8 Cara Ini Agar Pendinginan Maksimal
-
Body Mask dan Lulur Apa Bedanya? Pahami sebelum Mulai Perawatan Tubuh
-
Bersiap IPO, Produk Rans Food Jadi Sorotan: Sepi Peminat hingga Stok Sering Kosong