Jika terlalu banyak protein, ginjal Anda bekerja ekstra sehingga dapat menyebabkan kerusakan seiring waktu.
5. Asupan Gula Berlebih
Menyadur Kidney, gula berkontribusi terhadap obesitas. Obesitas dapat meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi dan diabetes yang menjadi dua penyebab utama penyakit ginjal.
Perhatikan kandungan gula saat membeli makanan atau minuman kemasan untuk menghindari kadar gula berlebih demi ginjal yang sehat.
6. Kebanyakan Obat Pereda Nyeri
Obat pereda nyeri ibuprofen, paracetamol atau aspirin sering dianggap solusi saat mengalami kesakitan. Namun jika dikonsumsi berlebihan justru membayakan ginjal.
Obat pereda nyeri dapat mengurangi aliran darah ke ginjal dan menyebabkan kerusakan seiring waktu. Maka dari itu, hindari mengonsumsinya terlalu banyak.
7. Merokok dan Minum Alkohol
Merokok dapat mengurangi aliran darah ke ginjal dan merusak jaringannya. Sedangkan minum alkohol menyebabkan dehidrasi dan meningkatkan tekanan darah.
Baca Juga: 7 Minuman Alami Berkhasiat Bantu Detoks Ginjal: Antiribet, Yuk Coba di Rumah!
Kedua kebiasaan itu dapat mempercepat kerusakan ginjal dan meningkatkan risiko penyakit ginjal, karena itu perlu dihindari jika ingin tetap sehat dan bugar.
8. Kurang Tidur
Agar fungsi ginjal dalam tubuh optimal, maka jaa tidur harus terpenuhi. Kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan masalah ginjal.
Usahakan untuk tidur yang cukup selama 7-8 jam setiap malam agar kesehatan ginjal terjaga
9. Stres
Selain kurang tidur, stres juga berdampak terhadap ginjal. Sebab, stres dapat mempengaruhi tekanan darah yang secara tidak langsung bisa merusak ginjal
Kelola stres dengan baik agar ginjal tetap sehat. Olahraga teratur atau relaksasi bermanfaat dapat mengurangi stres.
10. Terlalu Banyak Duduk
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dengan penyakit ginjal yang berolahraga secara teratur memiliki risiko kematian sekitar 50% lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak.
Terlalu banyak duduk atau kurang bergerak mempengaruhi kondisi tubuh. Daripada kebanyakan duduk, lebih baik berolahraga demi menjaga kesehatan tubuh termasuk organ ginjal.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali