Suara.com - Kulit terasa tidak nyaman, kusam, atau bahkan muncul garis-garis halus? Kamu mungkin berpikir itu tanda kulit kering, padahal bisa jadi ini adalah kulit dehidrasi.
Walau sering tertukar, kulit dehidrasi dan kulit kering merupakan dua kondisi yang berbeda serta membutuhkan penanganan spesifik.
Memahami perbedaan keduanya sangat penting agar kamu dapat memberikan perawatan yang tepat. Lantas apa saja tanda-tanda kulit dehidrasi dan bagaimana membedakannya dengan kulit kering? Simak penjelasan berikut ini.
Tanda Kulit Dehidrasi
Kulit dehidrasi terjadi ketika tubuh kekurangan cairan yang ditandai dengan kulit terasa kering dan terlihat kusam. Dikutip dari Alodokter, hampir 64% struktur kulit kita terdiri dari air, yang sangat penting untuk menjaga elastisitas lapisan terluar kulit (epidermis) dan mencegah kekeringan.
Saat tubuh kekurangan cairan, kinerja berbagai organ termasuk kulit menjadi kurang optimal. Selain kurang minum air putih, dehidrasi kulit juga bisa dipicu oleh hilangnya cairan tubuh dalam jumlah besar akibat diare, muntah, demam, keringat berlebih, atau sering buang air kecil.
Ciri-ciri atau gejala kulit dehidrasi yang umum meliputi kulit yang terasa kering dan gatal, tampak kusam, serta kurang elastis. Untuk mengatasi dan mencegah kulit dehidrasi, langkah paling efektif adalah memenuhi kebutuhan cairan tubuh yakni dengan minum minimal 8 gelas air putih setiap hari. Selain itu, beberapa tips lain yang bisa membantu antara lain:
- Kurangi konsumsi minuman beralkohol.
- Minum air yang cukup saat olahraga.
- Hindari mandi dengan air panas karena dapat menghilangkan kelembapan alami kulit.
- Gunakan pelembap untuk menjaga hidrasi kulit.
- Pakai humidifier, terutama jika sering berada di ruangan ber-AC.
- Tingkatkan asupan makanan sehat yang baik untuk kulit, seperti ikan berlemak, alpukat, buah kiwi, wortel hingga bayam.
Kulit Dehidrasi vs Kulit Kering
Menurut penjelasan dari Healthline, secara umum kulit dehidrasi merupakan kondisi kulit kekurangan air sedangkan kulit kering adalah ketika kulit kekurangan minyak.
Perbedaan tipis antara keduanya mungkin sulit dibedakan, tapi penting untuk dipahami agar kamu bisa tahu apakah kulitmu sedang membutuhkan hidrasi (air) atau pelembap (minyak).
Sebagai catatan, kulit dehidrasi dan kulit kering tidak merujuk pada kondisi kulit yang sama. Bahkan kulit kering bukanlah suatu kondisi, melainkan jenis kulit.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Pelembap untuk Remaja, Aman dengan Harga Terjangkau
Kulit Dehidrasi
Kulit dehidrasi berarti kulit dalam kondisi kekurangan air. Kondisi ini bisa dialami siapa saja, tidak peduli jenis kulitnya. Bahkan, orang dengan kulit berminyak atau kombinasi pun bisa mengalami dehidrasi.
Kulit dehidrasi biasanya terlihat kusam dan bisa menunjukkan tanda-tanda penuaan dini, seperti kerutan halus di permukaan dan hilangnya elastisitas (kekenyalan). Cara sederhana untuk mengetahui apakah kamu memiliki kulit dehidrasi adalah melakukan tes cubit. Meski tes ini tidak mutlak, ini adalah cara yang baik untuk mulai memahami kondisi kulitmu dari dalam.
Kamu bisa melakukan tes ini dengan cara mencubit sedikit kulit di pipi, perut, dada, atau punggung tangan kemudian menahannya selama beberapa detik.
Jika kulit langsung kembali normal, kemungkinan besar kulitmu tidak mengalami dehidrasi. Tapi jika butuh beberapa saat untuk kembali ke bentuk semula, kemungkinan besar dehidrasi.
Selain itu, pada kulit dehidrasi, kamu mungkin juga menyadari beberapa tanda seperti lingkaran hitam di bawah mata (kantong mata), atau tampilan lelah, rasa gatal, kulit kusam serta adanya garis halus dan kerutan.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Facial Wash Sejuta Umat Untuk Kulit Kering Dan Kusam
-
8 Pelembap Lokal Ampuh Atasi Kulit Kering dan Kusam, Auto Glowing Alami
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kering, Recommended Teregistrasi BPOM
-
5 Rekomendasi Pelembap untuk Remaja, Aman dengan Harga Terjangkau
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Kering dan Sensitif, Bisa Menghidrasi Secara Maksimal
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis
-
5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
-
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?
-
5 Sampo Jepang untuk Atasi Rambut Rontok dan Uban Usia 40 Tahun ke Atas