Suara.com - Di tengah tren perawatan kulit yang terus berkembang, industri kecantikan kini tak lagi sekadar soal tampil cantik semata.
Perubahan pola pikir masyarakat membuat perawatan kulit menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat dan preventif.
Tak heran, banyak klinik kecantikan berlomba-lomba menghadirkan teknologi terbaru demi menjawab kebutuhan ini.
Salah satu inovasi yang tengah jadi perbincangan hangat adalah hadirnya teknologi estetika yang menggabungkan aspek dermatologi medis dan perawatan berbasis teknologi canggih.
Mulai dari peremajaan kulit non-invasif, stimulasi kolagen alami, hingga penggunaan produk berkualitas yang terjamin keasliannya, kini semakin mudah diakses masyarakat urban yang aktif dan peduli akan kesehatan kulit.
Menjawab tren ini, sejumlah klinik menghadirkan layanan komprehensif, termasuk yang dilakukan oleh Klinik Bamed.
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade dan cabang yang tersebar di berbagai kota besar, klinik ini menyuguhkan beragam layanan kesehatan kulit — mulai dari dermatologi, venereologi, hingga estetika — yang ditunjang dengan tenaga medis profesional dan fasilitas penunjang seperti laboratorium serta farmasi sendiri.
Salah satu perawatan unggulan yang saat ini tengah menjadi highlight adalah REJURAN® — salah satu perawatan peremajaan kulit terbaik.
Klinik Bamed sendiri baru saja terpilih sebagai REJURAN® Top User Authorized Provider atas keberhasilannya dalam penggunaan berbagai produk REJURAN® untuk meningkatkan kesehatan kulit pasien.
Baca Juga: 4 Produk Skincare Mengandung Salicylic Acid, Ampuh Atasi Permasalahan Kulit
Dan dalam kampanye REJURAN® Festive dari 2 Mei hingga 30 Juni 2025, klinik ini menawarkan empat jenis varian REJURAN®, yaitu HB+, Healer, S, dan I, semuanya bisa kamu coba dengan satu harga spesial Rp3.600.000.
Tentu saja semua produk REJURAN® yang digunakan 100% original dan dilengkapi hologram resmi.
Penetapan satu harga yang cukup terjangkau diharapkan dapat memudahkan pasien untuk mendapatkan treatment tersebut.
Selain mendapatkan kualitas produk, layanan juga dilakukan oleh Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika yang bersertifikat dari REJURAN® Indonesia Academy (RIA) sebagai Certified Injector.
Selain itu, tersedia promosi untuk Laser PICOSURE PRO yang dapat digabungkan dengan injeksi REJURAN®.
Kombinasi kedua treatment tersebut bertujuan untuk memberikan hasil perbaikan kulit yang lebih optimal dengan biaya yang tetap terjangkau, yaitu Rp6.900.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026
-
Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks
-
5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam
-
Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya
-
Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki