Suara.com - Di tengah padatnya kehidupan perkotaan dan menurunnya interaksi sosial warga kota, tantangan menciptakan lingkungan yang sehat, hijau, dan memiliki semangat kebersamaan semakin mendesak. Banyak masyarakat urban merasa terjebak dalam rutinitas tanpa ruang untuk bergerak, bersosialisasi, apalagi menikmati alam terbuka yang sehat dan lestari.
Menjawab keresahan itu, Vasanta Group menghadirkan solusi dengan menggelar Shila Fun Run 2025 pada Minggu, 22 Juni 2025, di kawasan terpadu Shila at Sawangan. Acara ini diikuti oleh lebih dari 1.500 peserta dari wilayah Depok, Tangerang Selatan, Bogor, hingga Jakarta Selatan.
Dengan jarak tempuh 5 kilometer, kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga santai. Gelaran olahraga ini juga menjadi ruang alternatif bagi masyarakat untuk membangun gaya hidup aktif, sehat, dan terhubung secara sosial di tengah keterbatasan ruang publik yang layak di kawasan urban.
Komitmen mereka dalam menciptakan kawasan yang hijau dan berkelanjutan diwujudkan lewat program penanaman 50 bibit pohon, sebagai bagian dari rangkaian acara. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa pengembangan kawasan tidak harus mengorbankan keseimbangan lingkungan.
Tak hanya itu, pada acara ini juga menghadirkan berbagai hiburan dan kegiatan ramah keluarga, seperti pertunjukan musik oleh Diskopantera, pojok bermain anak, dan bazaar kuliner serta produk kreatif lokal. Semangat kolaboratif ini menciptakan suasana yang meriah sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan bersama.
"Shila Fun Run bukan hanya tentang berlari, tetapi tentang membangun koneksi antarkomunitas, menikmati ruang terbuka yang hijau, dan mewujudkan gaya hidup sehat di tengah kawasan terpadu Shila at Sawangan," ungkap Mario Susanto, Vice President Director Vasanta Group.
Ke depan, mereka juga tengah mempersiapkan peluncuran Peninsula, Casa Como—hunian low-rise terbaru yang menyatukan kenyamanan modern dan ketenangan alami khas Shila. Melalui proyek ini, mereka menegaskan bahwa pembangunan properti tidak hanya soal bangunan, tapi juga tentang menciptakan kualitas hidup yang lebih baik.
Shila Fun Run 2025 menjadi refleksi bahwa pengembang dapat berperan aktif dalam membentuk kota yang lebih manusiawi, sehat, dan berkelanjutan.
Tren Hunian Ramah Lingkungan
Baca Juga: Binusian Fun Run 2025: Hadirkan Energi Positif untuk Bumi dan Sesama
Kesadaran lingkungan kini menjadi faktor utama dalam pasar perumahan, terutama bagi generasi muda. Rumah tidak lagi dipilih hanya karena desain atau lokasi, tetapi juga karena nilainya terhadap keberlanjutan. Generasi Z, yang mulai mendominasi pasar pembeli rumah pertama, membawa perspektif baru: hunian harus mencerminkan gaya hidup yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.
Meningkatnya minat terhadap rumah berkonsep ramah lingkungan mendorong pengembang untuk berpikir lebih dari sekadar label hijau. Konsumen muda menuntut transparansi dan komitmen nyata terhadap keberlanjutan, dari proses konstruksi, pemilihan material, hingga integrasi dengan ruang terbuka hijau dan efisiensi energi. Ini membuat proyek-proyek yang mengusung prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) semakin diminati.
Survei SCB Economic Intelligence Center (EIC) menunjukkan bahwa hampir semua responden Gen Z (99%) tertarik pada perumahan berorientasi ESG. Mereka juga menunjukkan kesiapan untuk membayar lebih jika rumah tersebut menggunakan bahan bangunan ramah lingkungan, mendukung kesehatan penghuni, dan hemat energi. Angka ini lebih tinggi dibanding generasi lain seperti Gen Y, Gen X, maupun baby boomer. Kecenderungan ini memperlihatkan bahwa Gen Z tidak sekadar membeli rumah, tapi juga berinvestasi pada nilai dan masa depan.
Kecintaan terhadap keberlanjutan juga tercermin dalam keputusan investasi. Studi tahun 2022 di Singapura oleh Amundi dan The Business Times menemukan bahwa 82% Gen Z dan 63% milenial telah berinvestasi dalam dana atau aset berbasis ESG. Dibandingkan generasi sebelumnya, Gen Z jauh lebih aktif dan sadar akan dampak dari uang yang mereka keluarkan, baik sebagai konsumen maupun investor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman
-
Kota Semakin Panas: Penelitian Ini Tunjukkan Atap Putih Bisa Bantu Turunkan Suhu
-
Berapa Lama Hasil Viva Whitening Cream Terlihat? Simak Manfaat dan Ulasannya
-
Perbedaan Pompa Air Shimizu PS-135 E dan PL-138 BIT, Mana yang Paling Awet?
-
Day Cream Viva untuk Kulit Apa? Ini 2 Pilihan Lengkap dengan Review Pengguna
-
5 Parfum Aroma Teh yang Awet Menurut Review, Ada yang Tahan sampai 12 Jam