3. Kualitas Lebih Penting daripada Kuantitas
Pilih pakaian berkualitas baik meski jumlahnya tidak banyak. Menurut Harvard Business Review, wardrobe yang fungsional dan terkurasi bisa meningkatkan efisiensi waktu dan rasa percaya diri.
4. Rawat Pakaian dengan Baik
Berpakaian rapi juga berarti mengenakan pakaian yang bersih, tidak kusut, dan dalam kondisi baik.
5.Efek Psikologis dari Dress Well
Sebuah studi dari Northwestern University menemukan bahwa pakaian memiliki efek simbolik pada psikologis pemakainya. Penelitian ini memperkenalkan konsep enclothed cognition—yakni ide bahwa apa yang kita kenakan memengaruhi bagaimana kita berpikir dan bertindak.
Dengan kata lain, ketika seseorang dress well, mereka cenderung merasa lebih percaya diri, profesional, dan siap menghadapi tantangan.
Jadi, dress well bukan soal mengejar tren atau memakai barang mahal, tetapi tentang memahami diri sendiri, konteks sosial, dan menciptakan kesan positif. Berpakaian dengan baik adalah bentuk tanggung jawab terhadap citra diri dan penghargaan terhadap lingkungan sekitar.
Ingatlah pepatah modern, "You can have anything you want in life if you dress for it," dari Edith Head, desainer kostum pemenang Oscar.
Berita Terkait
-
4 Ide OOTD Kasual Jo Yuri yang Nyaman dan Menarik
-
Anti-Ribet, Intip 4 Daily Outfit Megan KATSEYE yang Effortless dan Keren
-
Tampil Gagah dan Stylish, Intip 4 OOTD Kasual Maskulin ala Lee Sang Yi
-
Denim On Point! 4 Gaya Simpel tapi Modis ala Chaewon LE SSERAFIM
-
Keren dan Minimalis, Ini 4 Inspirasi OOTD Monokrom ala Yunho ATEEZ
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kecantikan Masuk Era Regeneratif, Perawatan Kulit Kini Fokus ke Kesehatan Sel Jangka Panjang
-
5 Potret Gaya Hidup Mewah Vanessa Nabila, Wanita yang Dekat dengan Gubernur Ahmad Luthfi
-
Lipstik Orange Cocok untuk Kulit Apa? Ini 5 Pilihan yang Murah dan Bagus
-
6 Shio Paling Beruntung pada Rabu 13 Mei 2026, Ada Shio Babi dan Kuda
-
Urutan Basic Skincare Wardah untuk Kulit Berjerawat, Wajah Jadi Bersih dan Sehat
-
Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Siapkan Imbalan Rp50 Juta
-
Zulfan Hasdiansyah Bagikan Wawasan di Middle East Youth Summit 2026
-
YBB Umumkan Pemenang Middle East Youth Summit 2026 di Makkah
-
Dialami Ayu Aulia, Benarkah Aborsi Bisa Sebabkan Wanita Kehilangan Rahim?
-
Di Tengah Penatnya Jakarta, Nyanyi Bareng Jakarta Bangun Komplek Digital untuk Saling Terhubung