Suara.com - Industri furnitur dan desain interior kini tak bisa lagi cuma andalkan cara lama. Di tengah tuntutan efisiensi dan ketatnya persaingan global, pelaku industri di Indonesia mulai ditantang untuk bertransformasi secara digital.
Salah satu solusinya? Mengadopsi software desain digital canggih yang bisa langsung terhubung ke sistem produksi fisik.
Dengan kata lain, desain keren di layar laptop kini bisa langsung dieksekusi jadi produk nyata. Hal ini bikin proses produksi jadi lebih cepat, presisi, dan meminimalkan kesulitan ataupun kesalahan.
Langkah ke arah ini semakin terlihat lewat kolaborasi strategis antara Coohom, platform desain interior berbasis cloud, dan HOMAG, perusahaan asal Jerman yang dikenal sebagai pemimpin teknologi mesin pemrosesan kayu.
Keduanya baru saja menggelar seminar eksklusif bertajuk “Revolutionizing Woodworking Efficiency” di Jakarta beberapa waktu lalu, menghadirkan para klien dan mitra industri untuk memperkenalkan teknologi terbaru dalam proses desain dan produksi furnitur custom.
Dalam forum terbatas ini, peserta diajak mengenal langsung fitur terbaru dari Coohom bernama Smart Link Suite — sebuah sistem cerdas yang menghubungkan desain digital dengan mesin produksi HOMAG.
Buat para pelaku industri, ini ibarat shortcut yang menyederhanakan alur kerja dari proses desain sampai ke eksekusi di pabrik. Nggak perlu lagi repot pindah-pindah sistem atau bolak-balik konversi data.
Teknologi ini dirancang dengan prinsip Cerdas, Cepat, dan Baik, alias fokus pada efisiensi, kecepatan produksi, dan presisi tinggi.
Dengan sistem yang sudah saling terintegrasi, waktu produksi bisa ditekan, risiko human error berkurang, dan desain tetap sesuai ekspektasi—pas banget buat industri kabinet dan furnitur custom yang butuh ketepatan maksimal.
Baca Juga: Ide Desain Rumah Modal Sebesar Mobil Bekas, Intip Penampakannya
“Melalui seminar ini, Coohom dan HOMAG ingin menunjukkan bagaimana teknologi kami bisa jadi solusi untuk tantangan produksi dan desain yang selama ini sering bikin repot pelaku industri,” ujar Leonard Dwiputra, Country Manager Coohom Indonesia.
HOMAG juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas teknologi seperti ini penting banget untuk menjembatani kesenjangan antara ide desain dan implementasi nyata di lapangan. Dengan sistem yang terkoneksi, proses produksi nggak cuma lebih cepat, tapi juga lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Buat yang masih meragukan masa depan industri furnitur digital, kedua perusahaan ini ternyata juga sudah unjuk gigi dalam ajang Indowood Expo 2025 yang digelar di Surabaya. Di sana, keduanya mendemokan gimana desain kabinet yang dibuat di Coohom bisa langsung menghasilkan gambar potongan teknis (cutting list) yang siap dieksekusi di mesin HOMAG — dan semua terintegrasi di dalam satu sistem.
Transformasi digital di industri furnitur bukan lagi wacana, tapi kenyataan. Dengan teknologi yang makin user-friendly dan efisien, membuat para pelaku industri — baik skala kecil maupun besar — bisa tetap kompetitif dan relevan di tengah arus globalisasi.
Kolaborasi seperti ini menunjukkan bagaimana masa depan industri desain dan produksi furnitur akan semakin mengandalkan teknologi digital dan otomatis. Di tengah persaingan yang semakin ketat, penggunaan teknologi menjadi langkah penting agar bisnis bisa terus berkembang dan bertahan dalam jangka panjang.
Dengan kemajuan teknologi seperti ini, jelas bahwa masa depan industri furnitur akan sangat bergantung pada integrasi antara desain digital dan sistem produksi otomatis. Dan buat kamu yang berkecimpung di dunia furnitur atau desain interior, sekarang saatnya upgrade cara kerja. Karena di era serba digital ini, software desain bukan cuma alat bantu, tapi jadi senjata utama untuk bersaing di industri modern.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Industri Mobil Listrik VKTR Punya Siapa? Bikin Pabrik Baru di Magelang
-
7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit
-
Selat Malaka Ada di Mana? 'Jantung' Ekonomi Dunia Tak Kalah Penting Dibanding Selat Hormuz
-
3 Zodiak yang Hidupnya Akan Lebih Mudah Setelah 9 April 2026
-
3 Rekomendasi Sandal Recovery Ortuseight, Nyaman Dipakai usai Olahraga dan Aktivitas Seharian
-
5 Zodiak Paling Hoki pada 10 April 2026, Keuangan dan Karier Lancar Jaya
-
Terpopuler: Gaji Kepala Samsat yang Dicopot Dedi Mulyadi hingga Shio Paling Hoki
-
5 Parfum Wanita Paling Enak Wanginya, Aroma Antimainstream
-
5 Shio Paling Hoki pada 10 April 2026, Bakal Mandi Cuan dan Kebahagiaan