Suara.com - Komik manga Watashi ga Mita Mirai atau The Future I Saw viral lantaran disebut meramalkan bencana besar gempa bumi di Jepang pada Juli 2025.
Ramalan tersebut kian menuai perbincangan khalayak, menyusul serangkaian gempa yang melanda Kepulauan Tokara di Jepang sejak beberapa waktu belakangan.
Menurut catatan Badan Meteorologi Jepang (JMA), gempa di Tokara telah terjadi lebih dari 1.000 kali sejak 21 Juni hingga 5 Juli 2025.
Sejurus dengan hal itu, publik membahas ramalan yang diceritakan dalam manga lawas The Future I Saw karya Ryo Tatsuki.
Rumor yang berkembang menyebutkan bahwa komik itu meramalkan bencana besar yang akan mengguncang Negeri Sakura.
Lantas apa isi manga The Future I Saw?
Manga Watashi ga Mita Mirai (The Future I Saw) karya Ryo Tatsuki pertama kali diterbitkan pada 1999 dan telah dicetak ulang pada 2021.
Dalam cetakan terbaru, manga itu menggambarkan tentang gempa bumi dan tsunami yang melanda Jepang dan negara-negara di sekitarnya pada Juli 2025.
Tak sedikit yang mempercayai 'ramalan' tersebut lantaran berkaca dari cerita edisi manga sebelumnya. Dalam komik itu, digambarkan bencana besar menghantam bagian timur laut Jepang pada 2011.
Baca Juga: Ulasan Drama What Comes After Love, Saat Cinta Datang Lewat Luka Lama
Cerita tersebut diyakini menjadi kenyataaan setelah terjadi gempa besar dan tsunami yang mengakibatkan bencana nuklir Fukushima Dai'ichi di tahun yang sama.
The Future I Saw pun kembali populer di 2025. 'Ramalan' yang beredar menimbulkan kepanikan dan kekhawatiran hingga berdampak signifikan pada sektor pariwisata Jepang lantaran banyak wisatawan yang mengurungkan kunjungan.
Ryo Tatsuki
Sosok Ryo Taksuki dikenal sebagai manga artis atau mangaka kenamaan di Jepang yang telah berkarya sejak lama. Karyanya yang paling terkenal adalah The Futue I Saw.
Ryo Tatsuki konon membuat manga berdasarkan mimpi dan catatan pribadinya. Namun, tak jarang mimpinya berkaitan dengan hal tidak mengenakkan di dunia nyata.
Ia sempat bermimpi tentang mengenai kematian vokalis Queen Freddie Mercury, Lady Diana hingga bencana besar Jepang 2011.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Dari Lokal ke Global, Diplomasi Biji Kopi Indonesia yang Kini Merambah Pasar Taiwan
-
Ingin Pindah ke New Zealand? Bocoran Aturan Skilled Migrant 2026 dari Konten Kreator Andy Saputra
-
Link Daftar Lowongan Kerja SPPI Koperasi Merah Putih: Ada 10.000 Kuota!
-
5 Parfum Scarlett untuk Pria dengan Aroma Mewah dan Menyegarkan
-
4 Parfum Lokal Murah Mirip Gucci Bloom, Aroma Floral Elegan dan Terasa Mewah
-
Bye-Bye Rambut Singa! Inovasi Alat Styling yang Bikin Rambut Halus Seketika
-
5 Sunscreen Wardah untuk Usia 40 Tahun ke Atas guna Cegah Flek Hitam dan Kerutan
-
Khimar Bandana dan French Khimar, Apa Bedanya? Model Hijab Syar'i Kekinian yang Lagi Tren
-
Bagaimana agar Muka Tidak Cepat Tua? Lakukan 5 Kebiasaan Ini
-
Vertical Forest: Bisakah Jadi Solusi Hunian Hijau di Tengah Kota?