Suara.com - Adidas Samba merupakan sepatu ikonik yang masih terus banyak dicari sampai sekarang. Hal ini membuatnya menjadi incaran empuk para pemalsu untuk memproduksi Adidas Samba KW alias palsu.
Versi palsu dari Adidas Samba juga tak jarang terlihat sangat meyakinkan dan mirip yang asli. Tapi jika diperhatikan lebih lanjut, ada beberapa ciri yang hanya terdapat di sepatu Adidas Samba asli.
Lantas, apa bedanya sepatu Adidas Samba asli vs KW? Dan, bagaimana pula cara membedakan sepatu Adidas Samba yang asli dengan versi palsunya? Mari kita bahas!
Sekilas Tentang Sepatu Adidas Samba
Sebelum membahas cara membedakan Adidas Samba asli dan KW, ada baiknya kita berkenalan dengan sepatu ikonik yang satu ini. Awalnya Adidas Samba dibuat sebagai sepatu bola, lho. Apakah kamu tahu?
Menurut laman adidas.com, Adidas Samba muncul sebagai sepatu bola pada tahun 1950-an. Nama "Samba" lahir berkat performanya yang luar biasa ketika dipakai dalam pertandingan sepak bola di Jerman kala itu.
Setelah kesuksesan ini, Adidas terus menyempurnakan dan meningkatkan sepatu Samba selama bertahun-tahun. Hingga pada tahun 1972, model Adidas Samba Original seperti yang kita kenal sekarang resmi diluncurkan.
Adidas Samba terus meraih kesuksesan sampai sekarang dan telah berkolaborasi dengan banyak desainer, selebritas, dan merek fesyen ternama.
Di Indonesia, Adidas Samba menjadi salah satu fashion item wajib anak skena. Modelnya yang stylish serta tak lekang oleh waktu memang membuat Adidas Samba cocok dipakai kapan pun dan di mana pun.
Apa Bedanya Sepatu Adidas Samba Asli dan KW?
Seperti disebutkan sebelumnya, ada ciri khas tertentu yang bisa menjadi patokan untuk membedakan sepatu Adidas Samba Asli dan KW. Apa saja cirinya dan bagaimana mengenalinya? Berikut ulasannya, dirangkum dari Times of India:
Baca Juga: 7 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Olahraga, Nyaman dan Awet
1. Periksa Detail Logo dan Merek
Hal pertama yang bisa kamu periksa adalah logo dan merek sepatu. Biasanya Adidas Samba asli memiliki logo di bagian lidah sepatu yang nampak jelas, bersih, dan terpusat. Kalau yang palsu, logonya mungkin nampak tidak rata atao terdistorsi.
Tulisan "Samba" di bagian sepatu juga harus jelas dengan jahitan yang rapi serta font yang konsisten. Pada sepatu palsu, teks "Samba" mungkin nampak tidak sejajar, buram, atau jahitannya jelek.
Logo Adidas di bagian tumit sepatu asli juga pasti rapi, bersih, dan dijahit dengan baik. Jika jahitannya longgar atau tidak rata, kemungkinan besar sepatu tersebut palsu.
2. Periksa Jahitan dan Konstruksi Sepatunya
Adidas Samba asli memiliki jahitan yang presisi dan rata. Sementara, sepatu palsu sering kali memiliki jahitan yang tidak teratur dengan benang yang terlihat longgar atau garis yang tidak rata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda