Suara.com - Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya perawatan kulit, penggunaan sunscreen atau tabir surya menjadi rutinitas wajib bagi banyak orang, terutama saat hendak keluar rumah. Tapi, bagaimana jika kamu hanya beraktivitas di dalam ruangan sepanjang hari? Apakah sunscreen masih perlu dipakai?
Pertanyaan ini sering kali muncul dan menjadi perdebatan, terutama di kalangan pekerja kantoran, mahasiswa, atau ibu rumah tangga yang sebagian besar waktunya dihabiskan di dalam ruangan.
Selama ini, banyak orang beranggapan bahwa selama mereka tidak terpapar langsung oleh sinar matahari, maka kulit mereka aman dari risiko kerusakan. Anggapan itu tidak sepenuhnya benar.
Faktanya, paparan sinar UV, khususnya UVA, bisa tetap masuk ke dalam ruangan melalui jendela atau kaca. Jadi, meski kamu merasa aman di balik dinding rumah atau kantor, kulitmu tetap bisa terpapar sinar yang berbahaya. Inilah alasan mengapa sunscreen tetap dibutuhkan meskipun kamu hanya berada di dalam ruangan.
Sinar UVA memiliki karakteristik yang berbeda dari UVB. Jika sinar UVB cenderung menyebabkan kulit terbakar dan memerah saat kamu terpapar langsung di bawah terik matahari, sinar UVA bekerja lebih halus dan tak terlihat. Ia menembus lebih dalam ke lapisan dermis kulit dan mempercepat tanda-tanda penuaan seperti kerutan, flek hitam, dan kulit kusam.
Yang mengejutkan, sinar UVA bisa menembus kaca jendela, artinya kamu tetap terpapar meski tidak keluar rumah. Jadi, jika kamu duduk berjam-jam di dekat jendela yang terang atau bekerja di kantor dengan pencahayaan alami, sunscreen tetap penting digunakan setiap hari.
Selain sinar UVA, ada pula paparan blue light atau sinar biru dari layar gadget seperti ponsel, laptop, dan televisi. Studi terbaru menunjukkan bahwa blue light juga berpotensi mempercepat stres oksidatif pada kulit, merusak kolagen, dan memicu hiperpigmentasi.
Di era digital seperti sekarang, di mana kita hampir tak bisa lepas dari layar perangkat elektronik, risiko ini menjadi semakin nyata. Beberapa produk sunscreen modern bahkan kini telah dirancang dengan perlindungan tambahan terhadap blue light, menjawab kebutuhan pengguna yang aktif secara digital.
Sunscreen yang Cocok Untuk Di Dalam Ruangan
Baca Juga: 4 Sunscreen Lindungi Skin Barrier dari Sinar UV, Harga di Bawah Rp50 Ribuan
Mungkin kamu bertanya-tanya, apakah sunscreen yang digunakan di dalam ruangan berbeda dengan sunscreen untuk outdoor? Jawabannya bisa iya.
Untuk aktivitas dalam ruangan, kamu bisa memilih sunscreen yang lebih ringan, dengan SPF minimal 30 dan label "broad spectrum" yang mampu melindungi kulit dari UVA dan UVB. Tekstur yang ringan seperti gel atau watery cream juga lebih disukai karena nyaman digunakan seharian tanpa rasa lengket atau greasy, apalagi di bawah makeup atau saat harus tampil profesional dalam meeting online.
Banyak orang melewatkan penggunaan sunscreen karena merasa tidak perlu, padahal dampak jangka panjangnya bisa sangat merugikan. Kulit yang tampak sehat hari ini bisa mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan dini di usia 30-an atau bahkan lebih cepat jika terus-menerus terpapar sinar UVA tanpa perlindungan.
Sunscreen bukan hanya pelindung dari sinar matahari saat ke pantai atau olahraga luar ruangan, tetapi merupakan bagian penting dari rutinitas skincare harian untuk menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh.
Bahkan jika kamu hanya di rumah seharian, merawat kulit dengan memakai sunscreen tetap penting. Terlebih lagi, banyak dari kita mungkin tidak menyadari bahwa ruangan tempat kita bekerja atau beristirahat justru memiliki pencahayaan alami yang cukup intens. Cahaya ini, yang tampak indah dan terang di mata, bisa diam-diam membawa risiko bagi kesehatan kulit.
Memakai sunscreen di dalam ruangan tetap penting dan sebaiknya tidak dilewatkan. Ini bukan soal tren atau sekadar ikut-ikutan, tapi langkah preventif untuk menjaga kulit dari kerusakan yang tak terlihat. Perlindungan terbaik untuk kulit adalah konsistensi. J
adi, meski kamu tidak melangkah keluar rumah sekalipun, jangan lupa untuk tetap mengaplikasikan sunscreen setiap pagi. Kulitmu akan berterima kasih nanti.
Berita Terkait
-
10 Sunscreen dengan Antioksidan: Bikin Kulit Cerah, Sehat, dan Bebas Kusam Sekaligus
-
Pakai Sunscreen Berapa Kali Sehari? Ini Waktu Tepat dan Rekomendasi Produknya Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Rekomendasi Sunscreen yang Cepat Meresap dan Tidak Lengket, Cocok Dipakai di Cuaca Panas
-
4 Sunscreen Lindungi Skin Barrier dari Sinar UV, Harga di Bawah Rp50 Ribuan
-
6 Rekomendasi Sunscreen dengan Tone Up, Bikin Wajah Langsung Cerah Alami
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Kemenbud Turun Tangan! Pertegas Dukungan untuk Balinale demi Bawa Film Indonesia ke Panggung Dunia
-
Kebakaran Lahan Kepung Sisi Gerbang Tol Kramasan Ogan Ilir
-
Gara-Gara Diomelin Ibu di Dapur, The Sabron Family Sukses Beli Rumah di Usia Belasan!
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta