Ini adalah pilihan solid untuk kamu yang menargetkan personal best (PB) baru.
2. 910 (Nineten) Haze Pro
Sepatu lari lokal ini cocok untuk pelari yang memprioritaskan kenyamanan dan perlindungan maksimal pada kaki selama marathon.
Jika kamu adalah tipe pelari yang mengutamakan kenyamanan di atas segalanya, 910 Haze Pro adalah pilihan yang tidak akan salah.
Sepatu ini dirancang sebagai max-cushioned shoes, alias sepatu dengan bantalan super tebal. Midsole F-PRO LITE Foam menjadi jantung dari sepatu ini.
Busanya dirancang untuk memberikan penyerapan benturan yang luar biasa, mengurangi tekanan pada sendi lutut dan pergelangan kaki, terutama saat menempuh jarak puluhan kilometer.
Upper-nya menggunakan bahan HyperWeb yang sangat ringan dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Geometri solnya yang melengkung (rocker geometry) membantu transisi dari tumit ke ujung kaki menjadi lebih mulus dan efisien, sehingga kamu tidak cepat lelah.
Dengan bantalan maksimal, Haze Pro ideal untuk menjaga kaki tetap segar hingga kilometer-kilometer akhir.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Sepatu Karbon Lokal Murah, Lari Lebih Cepat Tanpa Bikin Kantong Kempis
Sangat direkomendasikan untuk pelari pemula hingga menengah yang ingin menyelesaikan marathon pertamanya dengan nyaman, atau untuk sesi long run saat latihan.
3. League Ghost Runner
League Ghost Runner cocok untuk pelari yang menyukai sensasi lari yang responsif dan bertenaga (bouncy).
League, sebagai salah satu brand olahraga senior di Indonesia, kembali menggebrak dengan Ghost Runner. Sepatu ini menjadi kuda hitam yang banyak dipuji karena sensasi larinya yang menyenangkan.
Mengandalkan midsole Vaporce+ Foam yang diklaim sangat responsif. Busa ini memberikan energy return yang tinggi, artinya energi dari setiap hentakan kakimu akan dikembalikan sebagai daya dorong ke depan.
Dilengkapi dengan insole Arch Support yang memberikan dukungan ekstra pada lengkungan telapak kaki, membantu mengurangi risiko cedera seperti plantar fasciitis. Upper-nya juga dirancang untuk memeluk kaki dengan nyaman tanpa terasa sesak.
Karakternya yang bouncy dan responsif membuat lari terasa lebih ringan dan menyenangkan.
Sepatu ini cocok untuk pelari dengan target waktu tertentu yang butuh dukungan tenaga ekstra dari sepatunya.
4. Kanky Story Honjo
Sepatu Kanky ini cocok buat pelari yang mencari sepatu serbaguna, ringan untuk latihan kecepatan (tempo run) dan cukup mumpuni untuk race day.
Kanky, yang awalnya dikenal dengan sneakers-nya, kini serius menggarap segmen lari. Story Honjo adalah salah satu bukti keseriusan mereka, menawarkan sepatu lari performa dengan harga yang sangat kompetitif.
Mengusung midsole Eva Foam Super yang dikembangkan agar lebih ringan dan empuk dibandingkan busa EVA biasa.
Outsolenya menggunakan material Pure Rubber yang memberikan cengkeraman kuat di berbagai permukaan jalan.
Bobotnya yang sangat ringan menjadi keunggulan utama. Kaki tidak akan terasa terbebani bahkan setelah berlari jauh.
Desain upper-nya minimalis namun fungsional, memberikan ruang yang cukup bagi jari-jari kaki.
Meskipun tidak semaksimal Haze Pro atau se-propulsif Hyperglide, Honjo menawarkan paket lengkap sebagai sepatu yang ringan dan gesit.
Ini adalah pilihan tepat untuk pelari yang sudah memiliki teknik lari yang baik dan menginginkan sepatu ringan untuk memaksimalkan efisiensi larinya.
Berita Terkait
-
Ketahui Kapan Harus Ganti Sepatu Lari, Penting agar Tidak Cedera Kaki
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
4 Sepatu Lari Lokal untuk Daily Trainer, Empuk dan Anti Cedera Buat Latihan Setiap Hari
-
2 Sepatu Lari Full Cushion dari Brand Luar Pilihan Dokter Tirta untuk Pelari Overweight
-
Robi Syianturi Sabet Juara 1 Jakim 2026 Meski Sempat Berhenti saat Race untuk Sholat Subuh
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Amanda Manopo Pakai Stagen Lilit Usai Melahirkan, Amankah untuk Bekas Operasi Caesar?
-
Bolehkan Tempat Tidur Bersebelahan dengan Kamar Mandi? Ini Fakta Menurut Kesehatan hingga Feng Shui
-
Harga Lipstik Viva Queen Perfect Matte Berapa? Ini Keunggulan dan Review Penggunanya
-
Hijrah Finansial Ivan Gunawan: Rela Tutup 11 Kartu Kredit demi Ketenangan Hati
-
Kenapa Pensil Alis Viva Mahal Padahal Produk Viva Lain Murah? Ini Rahasia di Baliknya
-
5 Parfum Lokal untuk Wanita Paling Laris di Shopee, Wangi Mewah Harga Pelajar
-
Kulit Warm Undertone Cocok Pakai Lipstik Warna Apa? Coba 7 Shade yang Lagi Tren
-
Parfum Mykonos Tahan Berapa Jam? Simak Dulu Hasil Review Sebelum Blind Buy
-
Apa Beda Cushion Somethinc Hooman dan Copy Paste? Simak Perbandingan dan Review Pengguna
-
7 Dosa Amerika Serikat Sampai Dicap Piala Dunia Terburuk, Donald Trump Ikut Emosi