Firly Novita, Brand Owner Luna’s Doughnuts, menyampaikan bahwa perubahan ini bukan sekadar soal tampilan, melainkan bentuk komitmen untuk terus menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan.
"Bulan boleh berganti, tapi rasa sayang kami ke pelanggan tetap tak terbatas. Inilah semangat baru Luna’s Doughnuts. Dari tampilan hingga produk, semuanya kami buat “fresh” di tahun 2025 ini, karena setiap momen manis layak dirayakan dengan donat terbaik," ujar Firly, dalam keterangannya yang diterima Suara.com.
Logo barunya terinspirasi dari kata Luna, yang berarti bulan—simbol keindahan yang menemani setiap fase kehidupan. Bentuknya yang melingkar dan dinamis merepresentasikan ketakterbatasan atau infinity, sesuai dengan visi brand untuk terus menyebarkan kebahagiaan dan kebaikan melalui produk dan kolaborasi kreatif.
Tak hanya logo, tampilan box, kemasan, hingga seragam karyawan juga diperbarui. Semuanya kini tampil lebih premium, modern, dan Instagramable, mencerminkan kualitas serta semangat baru Luna’s Doughnuts dalam menyambut pasar yang lebih luas.
Luna’s Doughnuts pun berencana melakukan ekspansi ke luar wilayah Jabodetabek. Dengan konsep outlet yang lebih modern dan imersif, brand ini siap membawa pengalaman membeli donat ke level yang lebih menyenangkan dan mengesankan. Inovasi rasa dan tampilan produk juga akan terus dikembangkan, khususnya pada varian bomboloni yang menjadi andalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai
-
Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!
-
Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka
-
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong
-
Gugat Dosa Struktural Negara, FIAD Nyatakan Indonesia Darurat Keadilan
-
Hadir di Coinfest Asia 2026, COIN Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Aset Digital Tepercaya
-
Terima Audiensi Masyarakat Pati yang Tolak Demo, DPR: Tak Harus Selalu Turun ke Jalan
-
Meski Tidak Ditandatangani Direktur Penyidikan, Surat Penahanan Febrie Adriansyah Tetap Sah
-
Tim Hukum Febrie Adriansyah Sebut Sangkaan Kejagung 'Imajinatif', Dasar Hukumnya Dipertanyakan
-
Naskah Kuno hingga Keris Pusaka Ludes di Desa Adat Sade, Pemerintah Siapkan Rencana Pemulihan Total