4. Pewangi Sintetis (Fragrance/Parfum)
Siapa yang tidak suka skincare dengan wangi yang menenangkan? Sayangnya, di balik label "Fragrance" atau "Parfum", bisa tersembunyi ratusan campuran bahan kimia yang tidak diungkapkan oleh produsen.
Pewangi adalah salah satu penyebab utama dermatitis kontak alergi. Jika kulitmu sensitif, mudah memerah, atau gatal setelah menggunakan produk baru, wewangian sintetis bisa jadi biang keladinya.
5. Formaldehida (Formaldehyde)
Dikenal sebagai karsinogen (zat pemicu kanker), formaldehida dan bahan-bahan yang melepaskannya (formaldehyde-releasers seperti DMDM hydantoin, quaternium-15) masih digunakan sebagai pengawet dalam beberapa produk kosmetik. Zat ini sangat keras dan dapat menyebabkan iritasi kulit yang parah serta reaksi alergi.
6. Hydroquinone
Ini adalah agen pencerah kulit yang sangat kuat untuk mengatasi hiperpigmentasi. Namun, penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter yang ketat.
Penggunaan tanpa resep dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kondisi yang disebut ochronosis, di mana kulit justru menjadi gelap kebiruan secara permanen. Di banyak negara, penggunaannya dalam produk over-the-counter sudah dilarang.
7. Merkuri (Mercury)
Baca Juga: Buktikan Eksistensi Sebagai Dokter Kecantikan, Reza Gladys Lakukan Gebrakan di Pusat Kota Jakarta
Ini adalah bahan paling berbahaya yang wajib dihindari. Merkuri sering ditemukan dalam krim pemutih ilegal yang tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Efeknya memang instan memutihkan, tetapi racunnya dapat merusak kulit secara permanen, menyebabkan kerusakan ginjal, dan gangguan saraf. Pastikan selalu membeli produk yang sudah memiliki izin edar resmi dari BPOM.
8. Oksibenzon (Oxybenzone)
Kandungan ini umum ditemukan dalam chemical sunscreen. Fungsinya memang efektif melindungi kulit dari sinar UV, tetapi ia juga berpotensi sebagai pengganggu endokrin dan merupakan salah satu alergen yang paling umum dalam tabir surya. Selain itu, oxybenzone juga terbukti merusak terumbu karang di lautan.
9. Phthalates
Zat kimia ini sering digunakan untuk membuat wangi pada produk tahan lebih lama dan meningkatkan daya serap produk. Sama seperti paraben, phthalates juga merupakan pengganggu endokrin yang dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan reproduksi.
10. Triklosan (Triclosan)
Dulu sering ditemukan dalam produk antibakteri, termasuk sabun cuci muka untuk jerawat. Namun, penggunaannya kini sangat dibatasi karena dapat mengganggu hormon tiroid dan berkontribusi terhadap resistensi bakteri terhadap antibiotik.
Berita Terkait
-
Buktikan Eksistensi Sebagai Dokter Kecantikan, Reza Gladys Lakukan Gebrakan di Pusat Kota Jakarta
-
4 Face Mist Panthenol Ampuh Redakan Kulit Kemerahan Akibat Cuaca Panas!
-
6 Skincare Lokal Terbaik yang Aman dan Halal, Jadi Andalan Atasi Masalah Kulit
-
4 Toner Matcha Kaya Antioksidan, Solusi Kulit Berminyak dan Kemerahan
-
Siap-siap War Diskon! 5 Brand Skincare Lokal Bikin Promo Spesial Hari Kemerdekaan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci