Tindakan ini secara filosofis melambangkan "manunggaling kawula gusti," yaitu bersatunya manusia (kawula) dengan Tuhan (Gusti).
Ini juga menunjukkan kerendahan hati, di mana kita sebagai manusia mengambil berkah dari dasar "gunung suci."
Makan Bersama-sama (Keroyokan)
Tumpeng idealnya dinikmati bersama-sama. Setiap orang mengambil nasi dan lauk pauknya sendiri dari dasar tumpeng secara bergantian menggunakan sendok. Tradisi ini mempererat rasa kebersamaan dan gotong royong.
Untuk menjaga sopan santun dan kebersihan, Vindy menyarankan untuk ambil lauk secukupnya di piring pribadi.
Hindari mengambil lauk, mencicipinya, lalu mengembalikan sendok ke wadah lauk bersama (prinsip no double dipping). Hal ini dianggap tidak higienis.
Tata lauk pauk di piring dengan rapi dan jangan dicampur aduk, terutama jika ada lauk yang tidak Anda sukai. Ini untuk menghargai cita rasa setiap hidangan dan menghindari makanan terbuang.
Puncak Tumpeng untuk Orang yang Dihormati
Setelah nasi di bagian bawah mulai habis, barulah puncak tumpeng bisa diambil atau diberikan kepada orang yang paling dihormati dalam acara tersebut, sebagai bentuk penghargaan.
Baca Juga: InJourney Group Rayakan HUT RI ke-80 dengan Nuansa Merah Putih di Bandara & Pesta Rakyat Sarinah
Dengan memahami makna dan etiket ini, pengalaman menyantap nasi tumpeng akan menjadi lebih dari sekadar urusan perut, tetapi juga sebuah perayaan budaya yang penuh makna.
Jadi, saat Anda berhadapan dengan nasi tumpeng di acara berikutnya, ingatlah untuk memulainya dari bawah, ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?