Suara.com - Gaji Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan ikut disorot di tengah pernyataan terbarunya. Ini setelah Sri Mulyani membahas gaji guru dan dosen dalam sebuah forum diskusi ilmiah Institut Teknologi Bandung (ITB).
Pidatonya yang mengungkap gaji guru dan dosen menuai polemik. Apalagi, ia juga mengungkap kesejahteraan guru dan dosen tidak bisa mengandalkan hanya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan perlu partisipasi masyarakat.
Pernyataan itu langsung menuai kritik dari kalangan akademisi dan juga pemerhati bidang pendidikan. Salah satunya Kabid Litbang Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Feriyansyah.
Menurutnya, ucapan Sri Mulyani menunjukkan sikap pemerintah yang tidak serius mengurus kesejahteraan tenaga pendidik. Membandingkan gaji guru dengan pejabat atau menteri terasa sangat timpang.
Gagasan Sri Mulyani soal melibatkan masyarakat dalam membiayai gaji guru terkesan tidak profesional dalam memanajamene APBN.
Bagaimanapun masyarakat sudah berkontribusi lewat pajak, tidak seharusnya mereka diminta terlibat lebih banyak untuk menangani gaji guru.
Pemerintahlah yang berkewajiban penuh mengelola APBN untuk menyejahterakan tenaga pendidik sesuai dengan tujuan Undang-undang, yakni untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Sementara itu, pengamat pendidikan dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jejen Musfah, menduga Sri Mulyani berbicara dalam kondisi tertekan.
Pernyataan Sri Mulyani kontraproduktif dan semakin memperlihatkan lemahnya kemauan politik pemerintah untuk menyejahterakan guru dan dosen.
Baca Juga: Jimly Asshiddiqie Kuliti Aib Pemerintah, Sentil Balik Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara?
Mengutip data Kementerian Keuangan, pada APBN 2025, alokasi anggaran pendidikan mencapai Rp724,3 triliun atau 20 persen dari total belanja negara.
Dana tersebut terbagi dalam belanja pusat, transfer ke daerah, hingga program bantuan seperti BOS, PIP, KIP Kuliah, hingga tunjangan profesi guru.
Namun, realisasi di lapangan masih jauh dari harapan. Masih banyak guru menerima gaji di bawah UMR (Upah Minimum Regional).
Data dari Jobstreet per Agustus 2025 mengungkap rata-rata gaji guru sekitar Rp3,8 juta hingga Rp5,5 juta per bulan di Indonesia. Nilai tersebut merupakan yang terendah di Asia Tenggara.
Kita belum bicara gaji guru honorer. Beredar di berbagai media sosial, guru honorer mengeluh karena menerima gaji hanya ratusan ribu saja yang tidak dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Terlepas dari itu, mari mengintip gaji dan tunjangan kinerja Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan.
Berita Terkait
-
Jimly Asshiddiqie Kuliti Aib Pemerintah, Sentil Balik Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara?
-
Tampak Dicampakkan Prabowo! "IKN Lanjut Apa Engga?" Tanya Basuki Hadimuljono
-
Viral Sri Mulyani Pamer 3,5 Juta Loker, Netizen Balas Nyelekit: Ada di Mana Bu?
-
Senyum Sri Mulyani di Tengah Gema 'Turunin Pajak' dan Target Ambisius Rp 2.357 Triliun
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik setelah Cuci Muka
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?
-
6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi
-
Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu
-
Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan