Suara.com - Pernyataan kontroversial Nafa Urbach yang setuju dengan pemberian tunjangan perumahan senilai Rp 50 juta per bulan kepada anggota DPR memicu perdebatan publik. Sebagai anggota DPR terpilih, Nafa beralasan bahwa kebijakan ini lebih efisien, terutama bagi anggota dewan yang berasal dari luar kota dan harus mencari tempat tinggal di sekitar Senayan.
Nafa bahkan mencontohkan kemacetan parah dari Bintaro yang dialaminya sebagai alasan perlunya tunjangan tersebut. Pernyataan ini sontak memicu kritik pedas dan membuat publik penasaran, seberapa besar kekayaan Nafa Urbach? Simak penjelasan berikut ini.
Kekayaan Nafa Urbach
Sebagai pejabat negara, kekayaan Nafa Urbach tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Berdasarkan laporan yang disampaikan pada 28 Juni 2024, total kekayaan bersih Nafa Urbach mencapai lebih dari Rp 20 miliar, tepatnya Rp 20.201.480.026. Angka ini menjadikannya salah satu figur publik dengan aset yang cukup signifikan saat memulai karier politik.
Rincian Kekayaan Nafa Urbach
LHKPN memberikan gambaran jelas tentang aset yang dimiliki oleh Nafa berasal dari:
1. Tanah dan Bangunan
Nafa memiliki aset properti senilai Rp 1,55 miliar. Aset ini terdiri dari tanah dan bangunan seluas 108 m2 senilai Rp 700 juta, serta sebidang tanah seluas 784 m2 senilai Rp 850 juta yang keduanya berlokasi di Magelang.
2. Alat Transportasi
Baca Juga: Sentilan Tajam Joko Anwar Saat Nafa Urbach Bela Kenaikan Gaji DPR: Pilih yang Pinter
Nafa memiliki dua unit mobil mewah dengan total nilai Rp 1,15 miliar. Kendaraan itu adalah Honda HRV Prestige tahun 2015 senilai Rp 215 juta dan Mercedes Benz keluaran tahun 2022 senilai Rp 935 juta.
3. Harta Bergerak Lainnya
Aset ini menjadi komponen terbesar dalam kekayaan Nafa, yaitu mencapai Rp 13,5 miliar. Harta bergerak lainnya ini bisa berupa perhiasan, logam mulia, barang seni, atau barang berharga lainnya.
4. Surat Berharga
Nafa juga tercatat memiliki surat berharga senilai Rp 300 juta.
5. Kas dan Setara Kas
Berita Terkait
-
Sentilan Tajam Joko Anwar Saat Nafa Urbach Bela Kenaikan Gaji DPR: Pilih yang Pinter
-
Tutup Kolom Komentar IG Usai Bela Gaji Anggota DPR, Nafa Urbach Disebut Antikritik
-
5 Fakta Perseteruan Nafa Urbach vs Nikita Mirzani, Drama Lama Terkuak Lagi
-
Nafa Urbach Dukung Gaji DPR Naik Rp50 Juta karena Tak Dapat Rumah Dinas: Tinggal di Bintaro Macet
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik