Shuttlecock yang satu ini dibuat dari bulu angsa, shuttlecock ini memiliki kecepatan 78 dan ujung bulu yang runcing, menawarkan kualitas baik untuk pemain profesional dan pemula yang mencari kok berkualitas.
Harga: Di marketplace seperti Tokopedia dan Shopee, harganya berkisar antara Rp125.000 - Rp150.000 per slop.
4. Shou Shuttlecock 3-in-1 Orange
Seauai namanya, shuttlecock ini dibekali dengan teknologi 3-in-1. Hal tersebut membuat shuttlecock ini menawarkan daya tahan luar biasa dan feel pukulan yang solid berkat perpaduan bulu bebek premium dan plastik nilon.
Harga: Di marketplace lokal seperti Sportivo dan Tokopedia, harganya berkisar antara Rp185.000 - Rp205.000 per slop.
5. Garuda International Shuttlecock Badminton
Dikenal sebagai salah satu kok bulu tangkis yang berkualitas baik, kok ini direkomendasikan untuk pemula dan profesional karena performa yang konsisten. Ketersediaannya dalam kemasan isi 6 atau 12 memberikan fleksibilitas bagi pemain.
Harga: Berdasarkan Tokopedia dan Shopee, harganya beragam, mulai dari Rp83.000 - Rp198.000 per slop, tergantung kemasan dan penjual.
6. Java Gold Shuttlecock Badminton
Baca Juga: 6 Rekomendasi Sepatu Badminton untuk Wanita Berkualitas, Nyaman dan Murah
Java Gold terbuat dari bulu bebek Kelas A dan kepala dari compressed cork, kok ini sangat cocok untuk pemain yang mencari kualitas terbaik.
Kombinasi materialnya memberikan kestabilan dan performa yang optimal untuk pemain pemula hingga profesional.
Harga: Di marketplace seperti Sportivo dan Tokopedia, harganya berkisar antara Rp125.000 - Rp160.000 per slop.
7. Yonex Aeroclub TR
Kalau shuttlecock merek Yonex tak perlu diragukan lagi kualitasnya. Namun, shuttlecock ini biasanya lebih mahal.
Harga: Berdasarkan pencarian, harga kok Yonex Aeroclub TR di marketplace lokal cenderung bervariasi tergantung ketersediaan, namun umumnya berada di kisaran Rp200.000 - Rp300.000 per slop.
Panduan Membeli Shuttlecock
- Pilih kok bulu terbuat dari bulu bebek atau angsa.
- Pilih kok yang awet meski mahal sebab kok ini menawarkan stabilitas terbang yang lebih baik dibandingkan dengan kok plastik.
- Kok bulu ideal untuk permainan tingkat tinggi dan turnamen. Mereka memiliki alas gabus yang memberikan beban dan keseimbangan pada shuttlecock.
- Bulu-bulunya tersusun dalam bentuk kerucut, yang membantu mengurangi hambatan udara dan meningkatkan kecepatan.
Rekomendasi:
- Pilih shuttlecock dengan jumlah bulu yang lebih banyak, seperti 16 atau 17 bulu, karena menawarkan daya tahan dan stabilitas yang lebih baik.
- Carilah kok dengan distribusi bulu yang konsisten dan seragam untuk performa terbang yang konsisten.
Pertimbangkan suhu dan kelembaban lingkungan bermain Anda saat memilih shuttlecock, karena faktor-faktor ini dapat memengaruhi karakteristik terbang shuttlecock. - Simpan shuttlecock Anda di tempat yang sejuk dan kering untuk menghindari kerusakan pada bulunya.
- Terakhir, selalu beli shuttlecock dari penjual yang memiliki reputasi baik untuk memastikan keaslian dan kualitasnya.
Itulah beberapa Shuttlecock terbaik untuk digunakan pemula dan profesional.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123