Suara.com - Di tengah gempuran merek sneakers modern, Onitsuka Tiger konsisten mempertahankan posisinya sebagai simbol gaya klasik yang premium.
Banyak yang bertanya, mengapa sepatu dengan desain yang terlihat sederhana ini bisa dibanderol dengan harga jutaan rupiah?
Jawabannya tidak terletak pada satu faktor, melainkan perpaduan antara sejarah panjang, kualitas tanpa kompromi, dan status ikonik yang dibangun selama puluhan tahun.
Bagi mereka yang hanya melihat dari permukaan, Onitsuka Tiger mungkin hanya sepatu retro.
Namun bagi para penggemar dan kolektor, ada nilai lebih di setiap jahitannya. Inilah keistimewaan yang membuat Onitsuka Tiger layak dihargai mahal.
1. Warisan dan Sejarah yang Panjang (Heritage)
Keistimewaan utama Onitsuka Tiger adalah usianya.
Didirikan pada tahun 1949 di Kobe, Jepang, oleh Kihachiro Onitsuka, merek ini adalah cikal bakal dari raksasa olahraga ASICS.
Awalnya, sepatu ini diciptakan untuk meningkatkan performa para atlet pasca-perang.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu Slip On Wanita untuk Jalan Kaki Jauh, Anti Ribet dan Tetap Stylish
Model ikonik seperti Mexico 66, yang pertama kali memperkenalkan "Tiger Stripes", dirancang untuk Olimpiade 1968.
Anda tidak hanya membeli sepatu, Anda membeli sepotong sejarah dan warisan olahraga Jepang yang otentik.
2. Kualitas Material dan Pengerjaan Tangan (Craftsmanship)
Onitsuka Tiger sangat memperhatikan kualitas.
Sepatu mereka dibuat dari material pilihan, mulai dari kulit premium, suede berkualitas tinggi, hingga kanvas yang tahan lama.
Perhatian terhadap detail inilah yang membedakannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja