Pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini kembali dibuka. Kesempatan tersebut sangat ditunggu terutama oleh tenaga honorer yang selama ini mengabdi di berbagai instansi tanpa ada kepastian status kerja. Dengan mendaftar PPPK, setidaknya tenaga honorer memiliki kejelasan terutama terkait sistem gaji.
Suara.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan, tidak ada gelombang selanjutnya dan perpanjangan waktu untuk pendaftaran PPPK Paruh Waktu 2025. Itu berarti, instansi yang tidak mengusulkan pegawai sampai tenggat waktu yang ditentuman maka dianggap tidak membutuhkan tenaga PPPK Paruh Waktu.
Apa Itu PPPK Paruh Waktu?
Diketahui, PPPK paruh waktu merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang diangkat sesuai dengan perjanjian kerja dalam durasi terbatas dan bekerja secara tidak penuh waktu. Pegawai dengan sistem kerja ini, tetap akan mendapatkan Nomor Induk PPPK (NIP) dan gaji sesuai ketersediaan anggaran instansi, dengan status yang sah sebagai seorang ASN.
Meskipun bekerja paruh waktu, PPPK Paruh Waktu bisa diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu di masa yang akan datang, dengan syarat jika memenuhi ketentuan dan kinerja yang ditentukan.
Seperti yang disinggung sebelumnya, skema terbaru ini merupakan salah satu bentuk pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui sistem perjanjian kerja terbatas. Sesuai namanya, pegawai dengan sistem ini bekerja secara paruh waktu dengan upah menyesuaikan anggaran di instansi masing-masing.
Tujuannya utamanya yakni untuk memperkuat layanan publik dengan menambah tenaga di berbagai instansi pemerintah, baik itu di pusat ataupun daerah. Akan tetapi, ada sedikit perbedaan dari rekrutmen tahun ini. Jika sebelumnya masyarakat umum masih memiliki kesempatan untuk mendaftar, kali ini skema PPPK paruh waktu bersifat tertutup.
Sebagai informasi, hanya pegawai non-ASN yang sudah terdata dan memenuhi kriteria yang dapat mengikuti proses ini. Lantas apa saja syarat, kriteria, dan kapan batas akhir pendaftaran PPPK Paruh Waktu 2025?
Kriteria Honorer yang Bisa Diangkat Menjadi PPPK Paruh Waktu
Baca Juga: Cara Mudah Mengecek Hasil Seleksi PPPK 2024 Tahap II di SSCASN dan Website Instansi
Sesuai hasil rapat koordinasi Kemenpan RB dan penjelasan Deputi SDM Aparatur, Aba Subagja, setidaknya terdapat dua kategori honorer yang bisa langsung diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu tanpa tes tambahan. Dua kategori itu antara lain:
1. Pelamar melebihi kuota formasi PPPK Tahap I
Ketegori pertama merupakan pekerja honorer yang lulus seluruh proses seleksi PPPK tahap I akan tetapi tidak kebagian formasi karena keterbatasan kuota.
2. Peserta CPNS 2024 yang tidak lulus
Honorer yang telah terdaftar di database non-ASN BKN dan sudah mengikuti seluruh rangkaian seleksi CPNS 2024 namun tidak lolos. Kemudian ada kriteria tambahan yaitu.
3. Sudah mengikuti seluruh tahapan seleksi PPPK tahun anggaran 2024 namun belum bisa mengisi kuota kebutuhan.
Berita Terkait
-
Apakah PPPK Paruh Waktu 2025 Bisa Pilih Penempatan Sendiri? Simak Aturannya
-
Jadwal Terbaru Pengusulan PPPK Paruh Waktu 2025 dan Cara Mengeceknya
-
Kapan CPNS 2025 dan PPPK Dibuka? Calon Pegawai Jangan Tertipu Informasi Hoaks!
-
Cara Mudah Mengecek Hasil Seleksi PPPK 2024 Tahap II di SSCASN dan Website Instansi
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
Terkini
-
Emiten Bekasi Fajar (BEST) Siapkan Kota AI untuk Kejar Investor
-
Di Depan Ramos Horta, Megawati Cerita Jadi Korban Rekayasa AI: Saya Kaget
-
Weton Tibo Pati Artinya Apa dan Cara Mengatasinya Menurut Primbon
-
Huawei MateBook Pro S Resmi Hadir, Laptop 798 Gram dengan Layar OLED 3,1K
-
Tumbang setelah 10 Jam Menunggu, Sidang dr Richard Lee Harus Ditunda
-
Panduan Parkir Paralel Mobil Hybrid Toyota Agar Aman dan Mudah Didorong
-
Sifat dan Karakter Shio Babi Pria dan Wanita, Lengkap dengan Kelebihan serta Kekurangannya
-
Sengaja atau Tak Peka? Mengapa Prabowo Baru ke NTT di Hari ke-11 Setelah Gempa?
-
Diskon 50 Persen dari BRI untuk Pembelian CHAGEE Modinity ICE BSD, Ini Caranya
-
Saatnya Ganti Provider: Ketika Lini Masa Ramai-ramai Pindah ke XL