Suara.com - Shalat khusyuk menjadi salah satu tanda keimanan seorang muslim. Dalam Al-Qur’an, Allah menjanjikan keberuntungan bagi orang-orang beriman yang menjalankan salat dengan penuh kekhusyukan.
Namun, bagaimana jika shalat dilakukan tanpa khusyuk, apakah tetap diterima?
Mengutip ulasan situs resmi Muhammadiyah, khusyuk berasal dari kata khasya‘a yang berarti diam, tenang, dan merendahkan diri. Sikap ini mencerminkan kepasrahan jiwa dan raga seorang hamba di hadapan Allah.
Allah berfirman dalam Surah Al-Mukminun ayat 1-2:
“Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang yang khusyuk dalam salatnya.”
Ayat ini menunjukkan bahwa shalat khusyuk menjadi kunci keberuntungan seorang mukmin. Kekhusyukan juga membuat ibadah terasa ringan, sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 45:
“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Dan (salat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.”
Shalat yang dilakukan dengan khusyuk akan berpengaruh langsung pada kehidupan seorang muslim, menjaganya dari perilaku keji dan mungkar, sebagaimana ditegaskan dalam Surah Al-‘Ankabut ayat 45.
Cara Meraih Kekhusyukan dalam Shalat
Para ulama memberikan sejumlah cara agar seseorang bisa meraih kekhusyukan saat shalat, di antaranya:
- Mengenal Allah dengan benar (ma‘rifatullah).
- Mengikhlaskan ibadah hanya untuk Allah.
- Membaca bacaan shalat dengan perlahan dan penuh penghayatan.
- Menganggap setiap shalat adalah salat terakhir.
- Mengembalikan pikiran yang melayang agar sadar sedang menghadap Allah.
- Menyiapkan kondisi fisik dan lingkungan agar lebih fokus beribadah.
Rasulullah SAW juga menasihati agar seorang muslim tidak tergesa-gesa salat jika makanan telah dihidangkan:
“Apabila makan malam sudah dihidangkan sedangkan shalat jamaah sudah dikumandangkan iqamatnya, maka dahulukanlah makan.” (HR. Bukhari, No. 5042).
Khusyuk Bukan Syarat Sah Shalat
Meski sangat dianjurkan, para ulama menegaskan bahwa khusyuk tidak termasuk syarat sah shalat. Syarat sahnya mencakup menghadap kiblat, menutup aurat, dan suci dari hadas. Sedangkan rukunnya meliputi niat, takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah, rukuk, i‘tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahud, shalawat, dan salam dengan tuma’ninah.
Dengan demikian, shalat tetap sah meski kekhusyukan belum sempurna. Namun, kualitas ibadah tentu berbeda di sisi Allah. Umat Islam dianjurkan terus berlatih meningkatkan kekhusyukan agar shalat benar-benar menjadi benteng moral dan sumber ketenangan jiwa.
Berita Terkait
-
Papi Thiaw Semprot Jurnalis yang Persoalkan Skuad Senegal Shalat Jumat di Piala Dunia 2026
-
Di Antara Dingin, Doa, dan Cahaya Subuh Al-Aqsa
-
Potret Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Berbagai Daerah
-
Lautan Jamaah Warnai Shalat Idul Adha di Pantai Ancol
-
Novel Hafalan Shalat Delisa, Ketika Kehilangan Menjadi Ujian Keikhlasan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
16 Juni 2026 Libur Apa? Ini Panduan Cuti dari Pemerintah
-
Patakbanteng Buktikan Bahwa Pariwisata Berkelanjutan Tidak Harus Korbankan Desa: Bagaimana Caranya?
-
Bukan Sekadar Ekspor Mentah: Mengapa Hilirisasi Rumput Laut Penting bagi Indonesia?
-
Doa Tahun Baru Islam Dibaca Jam Berapa? Simak Waktu Terbaik Menyambut 1 Muharram
-
Tren Wisata Gen Z 2026: Tak Lagi Cari Hotel Mewah, Fokus Pengalaman Lokal
-
Apakah Boleh Jadi Mualaf karena Menikah? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 Serum Peptide untuk Rawat Kulit Keriput, Nomor 1 Rekomendasi Dokter
-
3 Shio Paling Beruntung pada 15-21 Juni 2026, Siapa yang Ketiban Hoki?
-
Terpopuler: Pahala Mengajak Orang Masuk Islam, Jumat Kliwon Masuk Weton Tulang Wangi?
-
Bolehkah Minum Susu Putih di Malam 1 Muharram? Ini Penjelasan Hukum Menurut Ulama