Suara.com - Gedung DPR RI Senayan lagi-lagi jadi sorotan publik. Ada saja gebrakan yang membuat publik geram.
Kali ini bukan hanya karena polemik royalti musik, melainkan juga pernyataan Ahmad Dhani, musisi sekaligus anggota DPR RI, yang mengaku masih bisa manggung meski kini mengemban tugas sebagai wakil rakyat.
"Kalau di DPR tuh, rapat paripurna jam 9.30, selesai jam 11. Jam 4 sore saya masih bisa manggung. Kalau di DPR tuh kerjanya enggak 9 to 5 (9 jam selama 5 hari)," ujar Ahmad Dhani, dilansir pada Rabu, 28 Agustus 2025.
Secara formal, jam kerja resmi di Gedung DPR RI memang tidak diatur detail dalam undang-undang.
Namun, berdasarkan standar pelayanan, loket layanan aspirasi di Kompleks Parlemen beroperasi mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB pada hari kerja.
Bagi anggota DPR sendiri, jam kerja lebih fleksibel dan sangat bergantung pada agenda sidang maupun rapat di masing-masing komisi.
Di luar masa sidang, anggota dewan biasanya turun ke dapil melakukan reses. Artinya, tidak ada pola kerja baku seperti pegawai kantor, melainkan mengikuti ritme jadwal sidang yang kerap dimulai pagi hingga sore, bahkan malam jika diperlukan.
Namun, publik kerap menyoroti "ringannya" jam kerja wakil rakyat bila dibandingkan dengan gaji dan fasilitas yang mereka terima.
Ahmad Dhani, Dari Rapat DPR ke Panggung Musik
Jam kerja tersebut jadi semacam guyon ironi bagi warga Indonesia di sosial media. Ahmad Dhani, anggota DPR dari Partai Gerindra ini mengaku tidak akan meninggalkan dunia panggung, tapi prioritas utamanya di Senayan adalah memperjuangkan industri musik.
Baca Juga: Sebut Rakyat Tolol, Ahmad Sahroni Melempem Usai Diajak Debat
Ahmad Dhani menjadi anggota DPR di Komisi X bersama artis lain seperti Once Mekel, Denny Cagur, dan Melly Goeslaw.
Mereka memiliki pola pikir sama meski sudah menjadi anggota DPR, yakni berusaha menyeimbangkan karir di industri hiburan dan politik.
Perlu diketahui, Komisi X DPR RI membidangi pendidikan, olahraga, sains, dan teknologi.
Dhani tidak menampik adanya tantangan membagi waktu. Pagi hari ia harus menghadiri rapat DPR, sementara malam hari kerap manggung bersama Dewa 19.
Ia mengakui terkadang absen rapat bila jadwal penerbangan untuk konser tidak memungkinkan. Namun, Dhani tetap berusaha menjalankan dua perannya secara seimbang.
Polemik Isu Gaji Rp3 Juta Sehari
Presiden Partai Buruh Said Iqbal juga mengkritisi gaji wakil rakyat yang diisukan mencapai sekitar Rp 3 juta per hari atau Rp104 juta per bulan.
Angka tersebut sangat timpang dibandingkan dengan pendapatan buruh yang rata-rata hanya Rp150 ribu per hari, bahkan pekerja informal seperti ojek online hanya Rp20 ribu per hari.
Selain itu, ketika anggota DPR pensiun, mereka masih akan mendapatkan uang pensiun. Berbanding terbalik dengan buruh yang terancam resiko PHK sewaktu-waktu.
Jangankan buruh, gaji dosen dan guru yang notabene dalam lingkup jelas-jelas harus disejahterakan negara pun masih terseok-seok secara finansial.
Padahal, jam kerja mereka bisa sebanyak 37 hingga 40 jam per minggu.
Rakyat semakin meradang ketika mendengar DPR periode 2024–2029 diumumkan mendapat tambahan tunjangan.
Wakil Ketua DPR Adies Kadir menyebut, tunjangan beras naik dari Rp10 juta menjadi Rp12 juta per bulan, tunjangan bensin naik jadi Rp7 juta per bulan, dan tunjangan rumah sebesar Rp50 juta per bulan.
Tunjangan rumah diberikan dengan alasan sebagai kompensasi rumah dinas yang tak lagi diberikan.
Demikian itu jam kerja anggota DPR. Bagi Ahmad Dhani, kombinasi panggung musik dan rapat parlemen mungkin saja bisa berjalan berdampingan.
Tapi bagi publik, pertanyaan yang lebih besar muncul, apakah dengan gaji yang diisukan mencapai Rp 3 juta per hari, kerja anggota DPR sudah benar-benar maksimal untuk rakyat?
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Shio Paling Beruntung dan Makmur di 27 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya
-
Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP
-
Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa