Suara.com - Anggota DPR RI, Sigit Purnomo Said atau yang lebih dikenal sebagai Pasha Ungu, ikut buka suara terkait kenaikan tunjangan bagi para wakil rakyat yang kini mendapat sorotan tajam masyarakat.
Pasha menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kenaikan tunjangan yang ia terima sebagai anggota dewan.
Hal tersebut diungkapkannya saat menjadi bintang tamu di podcast "Curhat Bang" yang dipandu oleh Denny Sumargo, yang tayang di YouTube hari ini, Rabu, 27 Agustus 2025.
Dalam perbincangan yang juga dihadiri oleh pengamat ekonomi dan kebijakan publik, Ferry Irwandi, Pasha mempertanyakan sumber informasi mengenai kenaikan tunjangan tersebut.
Dirinya merasa perlu memberikan penjelasan yang akurat agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah publik.
"Yang dikatakan kenaikan tunjangan itu dari sisi mana, yang mana? Saya merasa sebagai anggota DPR belum ada loh tahun ini," ujar Pasha.
Pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu itu mengaku bingung dengan narasi yang berkembang, terutama mengenai hitung-hitungan kenapa nominal tersebut dirasa sudah tepat.
"Itu yang saya katakan, itu hitungan dari mana?," tanyanya.
Salah satu yang cukup disorot Pasha tentu terkait hitung-hitungan biaya sewa rumah untuk para anggota parlemen, yang sempat diklaim Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir mencapai Rp3 juta per hari.
Baca Juga: Daftar 17 BUMD di Sulsel Rugi, Jadi Beban Pemerintah
"Saya juga bingung. Saya datang ke sini nih, lagi nyari tahu, dari mana Rp3 juta ini?," kata lelaki yang juga vokalis Ungu tersebut.
Sebagaimana diketahui, anggota DPR RI periode 2024-2029 direncanakan mendapat tunjangan bulanan senilai Rp50 juta sebagai kompensasi atas tidak adanya fasilitas rumah dinas, mulai Oktober 2024 hingga Oktober 2025.
Wacana tersebut menuai reaksi keras dari masyarakat, karena mereka sendiri sedang dihadapkan pada situasi perekonomian yang tidak menentu.
Berita Terkait
-
Sebut Demo Buang-Buang Waktu, Timothy Ronald: Mentalitasnya Kayak Kepiting
-
DPR Didesak Bubar karena Dinilai Tak Kerja, Pasha Ungu: Kami Rapat Sampai Tengah Malam!
-
LPG 3 Kg Wajib KTP 2026: Puan Maharani Wanti-Wanti Pemerintah, Ada Bom Waktu Mengintai
-
Ini Baru Wakil Rakyat! Di Swedia, Gaji Parlemen Tak Jauh Beda dari Gaji Guru dan Naik Bus
-
Primus Yustisio dari Partai Apa? Anggota DPR Tuai Pujian Ngantor Naik KRL
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum