- Pernyataan Budi Sudjatmiko yang menyebut tabungan Rp1 miliar sebagai 'pejabat miskin' viral
- Warganet membandingkan kekayaan pejabat dengan pendapatan rakyat yang jauh di bawahnya.
- Berdasarkan LHKPN, kekayaan Budiman Sudjatmiko naik signifikan dari Rp1,7 miliar jadi Rp6,4 miliar
Suara.com - Pernyataan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budi Sudjatmiko, mengenai tabungan senilai Rp1 miliar yang dimilikinya setelah 10 tahun menjabat sebagai anggota DPR viral di media sosial.
Menurut Budiman, tabungan Rp1 miliar untuk seorang anggota DPR yang telah menjabat selama 2 periode termasuk kecil, atau dapat dikategorikan ke dalam 'pejabat miskin'.
"Saya dua kali anggota DPR. LHKPN saya Rp1 miliar. Miskin nggak? Ukuran rakyat Indonesia kaya pasti. Tabungan saya Rp1 miliar, 2 periode DPR, itu ukurannya gimana?" tanya Budiman di talkshow Rakyat Bersuara 'Di Balik Gemuruh Aksi Massa, Siapa Dalangnya?', Selasa (2/9/2025).
"Untuk rayat Indonesia kaya. Ukuran pejabat 2 periode politik? Itu ukurannya berlebihan, sederhana, miskin atau tolol?" sambungnya lagi kepada Pengamat Politik, Pangi Syarwi Chaniago.
Pertanyaan tersebut tidak langsung dijawab oleh Pangi Syarwi, tetapi justru oleh warganet di media sosial.
Menelisik sejumlah cuitan di platform X, banyak warganet yang protes dengan pernyataan Budiman Sudjatmiko. Beberapa geram karena mantan aktivis '98 itu membandingkan gaji dewan dengan rakyat biasa.
"Bisa-bisanya Budiman Sudjatmiko nanya kerja 10 tahun tabungan 1M kaya atau miskin. Kita kerja sampe mati juga belum tentu kekumpul segitu," kata pemilik akun X @notyourones.
"Budiman Sudjatmiko bener-bener g*blok banget, nyamain pendapatan DPR yang 230 juta++ dengan UMR Jakarta yang 5 juta itu," imbuh akun @Ikramsp_.
"Tolak ukur miskin itu apa? 1 miliar memang kaya, tapi kalau untuk pejabat 2 periode 10 tahun, itu kaya, miskin, atau tolol? -Budiman Sudjatmiko 2025," ejek akun @rainbouwna.
Baca Juga: Rumah Uya Kuya Djarah: 10 Jadi Tersangka, Satu Pelaku Ternyata Anak di Bawah Umur
Mengacu pada pernyataan mantan anggota Komisi II DPR RI tersebut, apakah benar kekayaannya hanya Rp1 miliar?
Kekayaan Budiman Sudjatmiko Naik Hampir Rp5 miliar
Berdasarkan laman LKHPN KPK, kekayaan Budiman Sudjatmiko ketika menjabat sebagai anggota DPR memang sebesar Rp 1 miliar, tepatnya Rp 1.794.412.938. Laporan ini dilakukan pada 31 Desember 2018.
Sementara Budiman Sudjatmiko menjabat sebagai anggota DPR dari 1 Oktober 2009 hingga 30 September 2019. Ia sempat mencalonkan diri lagi pada Pemilu 2019, tetapi tidak terpilih.
Berikut rincian kekayaan Budiman Sudjatmiko per 31 Desember 2018
- Aset tanah dan bangunan sebesar Rp1.500.000.000
- Aset transportasi dan mesin sebesar Rp 180.000.000, yang terdiri dari mobil Nissan Evalia 2012 senilai Rp 95.000.000 dan mobil Mitsubishi Mirage 2013 senilai Rp 85.000.000
- Aset harta bergerak lainnya sebesar Rp 9.000.000
- Aset surat berharga sebesar Rp 0
- Aset kas dan setara kas sebesar Rp 80.412.938
- Aset harta lainnya sebesar Rp 25.000.000
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan