Suara.com - PT Gudang Garam Tbk tengah ramai dibicarakan di media sosial. Ini karena sebuah video yang menampilkan momen haru para karyawan diduga mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di pabrik rokok legendaris di Tuban, Jawa Timur tengah viral.
Video yang tersebar memperlihatkan suasana mengharukan, di mana banyak karyawan, terutama para ibu tak mampu membendung air mata. Mereka harus berpamitan dengan rekan-rekan kerja yang telah bersama-sama selama bertahun-tahun, bahkan belasan tahun.
Momen itu sontak memicu pertanyaan besar yakni berapa sebenarnya gaji karyawan di PT Gudang Garam. Simak penjelasannya berikut ini.
Gaji dan Tunjangan PT Gudang Garam
Besaran gaji karyawan PT Gudang Garam dapat bervariasi tergantung posisi jabatan, pengalaman kerja, dan lokasi kerja.
Namun beberapa data yang beredar di berbagai sumber, termasuk situs rekrutmen, memberikan gambaran gaji karyawan PT Gudang Garam yang cukup jelas.
Sebagai contoh, gaji pokok rata-rata untuk staf administrasi diperkirakan berada di kisaran Rp 6,5 juta hingga Rp 12,5 juta per bulan. Beberapa sumber juga menyebutkan angka rata-rata sekitar Rp 8 juta hingga Rp 8,9 juta per bulan, terutama untuk staf di wilayah Surabaya.
Namun perlu diingat bahwa angka-angka ini adalah perkiraan. Gaji sebenarnya bisa berbeda dan sangat bergantung pada negosiasi serta kebijakan internal perusahaan.
Selain gaji pokok, PT Gudang Garam juga memberikan berbagai tunjangan menarik bagi karyawannya, baik yang baru maupun lama. Beberapa tunjangan yang umum diterima antara lain:
- Uang Makan: Tunjangan bulanan yang diberikan untuk membantu biaya makan.
- Asuransi Kesehatan: Perlindungan asuransi yang mencakup berbagai risiko kesehatan dan kecelakaan.
- Tunjangan Hari Raya: Uang yang diberikan menjelang perayaan hari besar seperti Natal dan Lebaran.
- Tunjangan Liburan: Dana tahunan yang diberikan untuk memfasilitasi kebutuhan liburan karyawan.
- Lembur Berbayar: Kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan melalui jam kerja lembur.
- Program Kemitraan: Berbagai diskon dan manfaat tambahan melalui program kemitraan perusahaan.
Besaran Gaji Berdasarkan Jabatan
Merujuk pada data yang dipublikasikan oleh beberapa situs informasi karier, gaji di PT Gudang Garam sangat bervariasi sesuai tingkatan jabatan:
Baca Juga: Sejarah Panjang Gudang Garam yang Kini Dihantam Isu PHK Massal Pekerja
- Magang (Intern): Gaji berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 4 juta per bulan.
- Staf / Eksekutif / Officer: Gaji berada di rentang Rp 2 juta hingga Rp 7 juta per bulan.
- Supervisor / Team Leader: Gaji rata-rata antara Rp 4 juta hingga Rp 7 juta.
- Senior Supervisor: Gaji mencapai Rp 4 juta hingga Rp 10 juta.
- Spesialis: Gaji berkisar dari Rp 4 juta hingga Rp 10 juta.
- Asisten Manajer / Junior Manajer: Gaji yang ditawarkan cukup besar, yakni antara Rp 4 juta hingga Rp 15 juta.
- Manajer: Posisi ini digaji Rp 10 juta hingga Rp 22 juta per bulan.
- Manajer Divisi: Untuk level ini, gaji yang diterima berkisar Rp 35 juta hingga Rp 46 juta per bulan.
Sosok Bos Gudang Garam
Namun hingga saat ini, PT Gudang Garam Tbk belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar PHK massal Gudang Garam di Tuban.
Di balik reputasi besar PT Gudang Garam, ada nama Susilo Wonowidjojo, generasi kedua dari keluarga pendiri perusahaan.
Lahir di Kediri pada tahun 1956, Susilo mewarisi bisnis rokok ini dari ayahnya, Surya Wonowidjojo, yang mendirikan Gudang Garam pada tahun 1958.
Susilo telah terlibat dalam operasional perusahaan sejak usia muda dan menjadi direktur di usia 20-an.
Dia dikenal sebagai sosok inovatif yang memperkenalkan mesin-mesin modern untuk produksi rokok kretek, sehingga meningkatkan efisiensi secara signifikan.
Di tahun 2008 menyusul meninggalnya sang kakak, Rahman Halim, Susilo resmi mengambil alih kepemimpinan perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga