- Kampanye Wonderful Indonesia 2025 ditargetkan sumbang Rp1.269,8 triliun dan menarik 14,6–16 juta wisatawan mancanegara.
- Strategi mencakup promosi global, kolaborasi bisnis, dan pengembangan destinasi potensial seperti Raja Ampat dan Danau Toba.
- Fokus pada pariwisata berkelanjutan untuk mendorong ekonomi lokal sekaligus menjaga lingkungan dan budaya.
Suara.com - Kampanye Wonderful Indonesia diproyeksikan akan menyumbang Rp1.269,8 triliun bagi perekonomian nasional pada tahun 2025, atau meningkat sekitar 21 persen dibandingkan tahun 2019.
Dilansir dari Travel and Tour World (17/9/2025), pemerintah menargetkan kunjungan 14,6 hingga 16 juta wisatawan mancanegara di tahun yang sama.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menegaskan bahwa strategi ini dilakukan melalui promosi budaya, alam, serta pengembangan pengalaman perjalanan berkelanjutan.
Sejak diluncurkan pada tahun 2011, Wonderful Indonesia telah menjadi program utama pemasaran pariwisata nasional. Kampanye ini menonjolkan keanekaragaman budaya dan keindahan alam nusantara untuk menarik wisatawan dari seluruh dunia.
Pada Juli 2025, pemerintah menggelar kampanye Open Bus Tour dan iklan Out-of-Home (OOH) di Berlin, Jerman, dengan menampilkan destinasi ikonik seperti Bali, Danau Toba, dan Candi Borobudur. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta minat wisatawan Eropa berkunjung ke Indonesia.
Sementara itu, di Tiongkok, ajang Wonderful Indonesia Business Matching (WIBM) 2025 yang digelar di Beijing berhasil mencatat lebih dari 12.984 koneksi bisnis. Acara tersebut menghasilkan potensi pendapatan sekitar Rp254,5 miliar atau setara USD 15,4 juta bagi sektor pariwisata Indonesia.
Pengapaian ini menegaskan pentingnya kolaborasi internasional untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar global.
Selain mempromosikan destinasi populer, kampanye Wonderful Indonesia juga menyoroti pengembangan destinasi potensial atau “hidden gems”, seperti Raja Ampat di Papua Barat Daya dan kawasan Danau Toba di Sumatera Utara.
Upaya ini bertujuan agar manfaat pariwisata dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat lokal.
Baca Juga: Semakin Ramah Muslim, Ini Panduan Destinasi Wisata dan Kuliner Halal di Hong Kong
Melalui promosi yang tepat, diharapkan masyarakat di wilayah-wilayah tersebut dapat mengembangkan usaha kecil dan menengah, seperti homestay, kuliner lokal, serta kerajinan tangan, yang mampu meningkatkan taraf hidup mereka.
Kemitraan strategis turut memperkuat kampanye ini. Kemenparekraf bekerja sama dengan Agoda dalam mendukung pariwisata berkelanjutan, salah satunya melalui program pelatihan digitalisasi bagi tenaga kerja lokal.
Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalisme pelaku pariwisata, sehingga mereka dapat bersaing di pasar global yang semakin kompetitif.
Dengan kemampuan digital yang lebih baik, para pelaku usaha dapat memanfaatkan platform daring untuk memasarkan produk dan layanan mereka.
Selain itu, kerja sama dengan VFS Global mempermudah proses pengajuan visa bagi wisatawan asing. Proses visa yang lebih sederhana dan cepat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan internasional yang ingin berkunjung ke Indonesia.
Dengan akses perjalanan yang lebih lancar, jumlah kunjungan wisatawan asing diharapkan terus meningkat, memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal maupun nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar
-
OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat