- Furnitur sekarang bukan sekadar dekorasi, tapi bagian dari gaya hidup green dan conscious yang bikin rumah jadi lebih hidup.
- Pada Design Talks 2025, AHEC berkolaborasi dengan Studio Hendro Hadinata, salah satu studio lokal yang fokus memproduksi desain furnitur dari bahan kayu yang berkualitas.
- Penggunaan bahan material berupa kayu asal internasional masih bisa bersinergi dengan filosofi desain lokal.
Suara.com - Bayangin rumah kamu dipenuhi furnitur kayu yang tak cuma bikin estetik, tapi juga punya cerita dan ikut menjaga bumi. Dari kursi santai yang terinspirasi budaya Bali sampai lampu gantung dengan material kayu internasional yang dikelola berkelanjutan.
Tren furnitur sekarang makin keren dan penuh makna. Bukan sekadar dekorasi, tapi bagian dari gaya hidup green dan conscious yang bikin rumah jadi lebih hidup.
Tren ini juga yang lagi jadi sorotan di pameran furnitur dan kerajinan internasional IFFINA+ 2025 di ICE BSD, Tangerang. Tahun ini, pameran bukan cuma jadi ajang pamer produk, tapi juga ruang diskusi lewat Design Talks.
Di sini, pelaku industri furnitur, desainer, sampai brand berbagi insight soal bagaimana furnitur bisa tetap estetik, inovatif, dan ramah lingkungan.
Salah satu yang menarik perhatian adalah kolaborasi “Karana” dari AHEC dan Studio Hendro Hadinata, yang memadukan material kayu internasional dengan filosofi hidup ala Bali.
American Hardwood Export Council (AHEC), yakni sebuah organisasi global yang sudah lebih dari 25 tahun mempromosikan kayu keras atau hardwood turut meramaikan sesi Design Talks.
Dalam acara tersebut, tahun ini AHEC mengajak kolaborasi salah satu desainer berbakat asal Indonesia sekaligus Founder dari Studio Hendro Hadinata, yakni Hendro Hadinata.
Salah satu kontribusi penting dan serius AHEC dalam praktik desain furnitur yang sustainable ialah penerapan Life Cycle Assessment (LCA) sebagai pengukur jejak karbon furnitur berbasis American Hardwood secara menyeluruh. Mulai dari penen, pengolahan, dan distribusi.
Proyek Kolaborasi “Karana”
Baca Juga: 8 Tips Mendekorasi Rumah Pakai Furnitur Kayu, Anti Kuno Tetap Modern!
Pada Design Talks 2025, AHEC berkolaborasi dengan Studio Hendro Hadinata, salah satu studio lokal yang fokus memproduksi desain furnitur dari bahan kayu yang berkualitas. Dalam kolaborasi ini, terciptalah proyek eksperimental bernama Karana yang menjadi salah satu wujud dari praktik desain berkelanjutan di Indonesia.
Tidak hanya mengedepankan proyek furnitur berkelanjutan, penciptaan Karana juga menggunakan pendekatan desain dengan berbasis narasi budaya.
Karana sendiri memiliki tiga koleksi utama yang berkaitan erat dengan budaya Bali, di antaranya ada Kuta Bench, Sanur Lounge Chair, dan Ubud Light.
Ketiga koleksi tersebut terinspirasi dari filosofi hidup dan ajaran agama Hindu di Bali bernama Tri Hita Karana.
Tri Hita Karana sendiri menggambarkan hubungan harmoni antara spiritualitas (parahyangan), manusia (pawongan), dan alam (palemahan).
Koleksi dari proyek kolaborasi tersebut juga terinspirasi dari karya pematung Bali, Ida Bagus Nyana yang aktif berkarya di era 1930-an. Salah satu inspirasinya direpresentasikan dengan menggabungkan bentuk mengalir dan memanjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
-
Harga Plastik Melonjak! Ini 5 Alternatif Wadah Daging Kurban yang Ramah Lingkungan
-
Shio yang Ciong pada 10 Mei 2026, Ada yang Rentan Konflik dan Keuangan Bocor
-
Berapa Gaji di Kapal Pesiar? Ini Daftar Lengkap Beserta Posisi dan Tunjangannya 2026
-
Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer
-
Sensasi Lari di Tengah Kota Pahlawan, JETE RUN 2026 Sajikan Rute Penuh Sejarah
-
Naik Kapal Pesiar Bayar Berapa? Segini Harga Cruise 2026 dan Cara Belinya
-
Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu