Suara.com - Tasya Farasya dikenal luas sebagai beauty influencer papan atas Indonesia. Namun, di balik kesuksesan dunia kecantikan, Tasya juga membuktikan diri sebagai pebisnis kuliner.
Pada 2021, ia bersama timnya meluncurkan Golden Black Coffee, brand kopi susu kekinian yang langsung mencuri perhatian pecinta kopi.
Konsep Golden Black Coffee memadukan kopi berkualitas dengan rasa manis gurih khas susu dan sirup racikan sendiri. Sejak awal, Tasya menekankan pentingnya kualitas bahan dan cita rasa yang konsisten. Tak heran, gerai pertama yang dibuka di Jakarta Selatan langsung ramai.
Filosofi dan Cita Rasa yang Jadi Daya Tarik
Golden Black Coffee mengusung filosofi "every cup matters" atau setiap cangkir punya arti. Menurut Tasya, secangkir kopi yang dibuat dengan sepenuh hati dapat memberi semangat bagi siapa pun yang meminumnya.
Menu andalan seperti Es Kopi Susu Golden Black memadukan espresso, susu segar, dan sirup karamel buatan sendiri. Ada juga varian non-kopi seperti matcha latte dan cokelat premium.
Selain rasa, desain gerai Golden Black Coffee dibuat hangat dan instagrammable. Suasana ini membuat pelanggan betah nongkrong sambil bekerja atau bersantai.
Keunggulan merek kopi milik Tasya ini adalah ia menjadi merek kopi pertama dan satu-satunya dengan 5 tingkat kafein. Meskipun terlihat elegan dan berbeda dengan merek lainnya, ibu dua anak ini tetap menjual produknya dengan harga affordable.
Golden Black Coffee Milik Tasya Farasya Ada Berapa Cabang?
Baca Juga: Dibocorkan Sahabat, Ini Kondisi Memprihatinkan Tasya Farasya Usai Gugat Cerai
Dalam waktu relatif singkat, Golden Black Coffee berkembang pesat. Dari satu gerai awal di Jakarta, bisnis ini kini sudah memiliki setidaknya 11 cabang di Jabodetabek dan Bogor.
Ekspansi ini menunjukkan besarnya minat masyarakat pada brand kopi milik Tasya. Kehadiran cabang di luar Jakarta pun menjadi sinyal bahwa Golden Black Coffee ingin menjangkau penikmat kopi di berbagai kota.
Strategi Bisnis yang Menginspirasi
Kesuksesan Golden Black Coffee tidak lepas dari beberapa strategi penting:
- Branding Personal: Tasya Farasya memanfaatkan basis penggemar besarnya di media sosial untuk memperkenalkan brand ini.
- Kualitas Konsisten: Pemilihan biji kopi berkualitas dan proses pembuatan yang terstandar menjaga cita rasa.
- Lokasi Strategis: Cabang ditempatkan di area dengan traffic tinggi seperti pusat kota, kawasan perkantoran, dan area kuliner populer.
- Kolaborasi dengan Platform Digital: Aktif di aplikasi pesan makanan seperti GoFood dan GrabFood, memudahkan konsumen memesan dari rumah.
Strategi ini membuat Golden Black Coffee tidak hanya dikenal sebagai "kopi artis", tetapi juga sebagai brand dengan kualitas rasa yang kompetitif.
Dalam beberapa wawancara, Tasya Farasya menyebutkan keinginannya untuk terus menambah cabang di kota besar lain. Ia juga berencana menghadirkan menu musiman dan minuman spesial yang mengikuti tren kopi global. Bagi para penggemar kopi dan pengikut Tasya, ekspansi ini tentu dinanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!