Suara.com - Nama Lita Gading kembali mengemuka dan menyita perhatian publik, setelah dirinya kembali menyinggung pendidikan para anggota DPR RI.
Kali ini, dirinya menyinggung latar belakang pendidikan Iyeth Bustami, yang ternyata merupakan lulusan Paket C.
Banyak orang menyangka keberaniannya didasari dengan pendidikan mentereng Lita Gading yang merupakan seorang artis sekaligus psikolog ternama.
Singgungan ini sebenarnya bukan kali pertama, setelah sebelumnya Lita juga membahas beberapa anggota DPR lain dari kalangan artis.
Menurutnya, persyaratan untuk menjadi anggota dewa seharusnya diperbaiki dan menjadikan latar belakang pendidikan sebagai pertimbangan signifikan.
Hal ini masuk akal, sebab idealnya orang dengan latar belakang pendidikan yang baik setidaknya memiliki pemahaman pada teori yang mumpuni.
Dengan demikian mereka akan cenderung membuat kebijakan dengan kalkulasi dan pertimbangan yang lebih baik, ketika dipadukan dengan pengalaman mengabdi dan bersinggungan dengan masyarakat.
Pendidikan Mentereng Lita Gading
Lita Gading ternyata juga bukan orang sembarangan jika dilihat dari sisi latar belakang pendidikan. Lita sendiri diketahui lahir pada tanggal 10 September 1975 lalu.
Ia mendapatkan gelar sarjananya di Fakultas Psikologi Universitas Esa Unggul Jakarta, dan melanjutkan pendidikannya di Universitas Langnan, Hongkong. Di sini dirinya mendapatkan gelar Master of Psychology.
Baca Juga: Benarkah Mulan Jameela Hanya Lulusan SMA? Pendidikannya Disentil gegara Tas Mewah
Ia juga diketahui menyelesaikan studi Profesi Psikologi di Universitas Persada Indonesia YAI Indonesia.
Tidak berhenti di sana, Lita menyelesaikan studi S3 di bidang yang sama dan dikenal dengan namanya yang mentereng, Dr. Lita Gading, M.Soc.SC, M.Psi.
Jadi rasanya tak heran jika dirinya cukup "rewel" dengan pendidikan anggota DPR yang beberapa diantaranya berhenti pada tingkat SMA atau sederajat.
Sebab ia merasa bahwa anggota DPR memiliki porsi besar dalam menentukan nasib rakyat Indonesia secara luas.
Kini, Lita Gading secara resmi menjalani profesi sebagai psikolog, turut menjadi pengamat sosial dan parenting, dan masih banyak lagi.
Ia tercatat sebagai CEO di Lita Gading Consultant yang menyediakan jasa konseling, grafologi, hipnoterapi, tes IQ, training, dan lain sebagainya. Sangat mentereng bukan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Karyawan Koperasi di Tangerang Disekap-Ditelanjangi Bos, Disuruh Berbuat Tak Senonoh
-
Penampakan Polisi Bersenjata Lengkap Jelang Kick Off Indonesia vs Vietnam Jadi Sorotan Media Asing
-
7 Cara Menghemat Memori HP Internal 128 GB agar Tidak Cepat Penuh, Auto Lega
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Kemenperin Optimistis Industri Sportswear Melaju, Nilai Pasar Capai Rp58,6 Triliun pada 2030
-
5 Ide Kegiatan Hari Pramuka yang Seru, Inovatif dan Kekinian Selain Upacara
-
Purbaya Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 101,1 Triliun per Semeter I 2026
-
Daftar Kode Voucher Shopee x BRI 7.7 Terbaru, Diskon hingga 20 Persen!
-
BNI dan PPI Hong Kong Bekali Ratusan Mahasiswa Indonesia Jelang Studi di Luar Negeri
-
Superkomputer Prediksi Indonesia vs Vietnam: Duel Sengit, Skor Imbang Jadi Skenario Terkuat