-
Eric Cantona menolak Israel tampil di Piala Dunia 2026, kritik standar ganda FIFA.
-
Video dukungan Cantona untuk Palestina viral dengan jutaan tayangan dan respons besar publik.
-
Legenda Manchester United ini sukses raih banyak gelar dan masuk daftar FIFA 100.
Suara.com - Pemain Legendaris Timnas Prancis dan Manchester United, Eric Cantona, baru-baru ini viral karena menyoroti standar ganda FIFA. Berikut terdapat profil Eric Cantona serta jejak kariernya.
Sebagai informasi, Eric Cantona viral karena menolak tim Israel berlaga di Piala Dunia 2026.
Ia turut meminta semua klub dan tim di seluruh dunia untuk menolak bermain melawan Israel.
Video Eric Cantona di acara Together for Palestine pada Kamis (18/09/2025) viral menjadi perbincangan.
Postingan video tersebut ditonton lebih dari 10 juta kali dan menuai ratusan ribu tanda suka.
"Empat hari setelah Rusia memulai perang di Ukraina, FIFA dan UEFA menskors Rusia. Kita telah memasuki hari ke-716 dari apa yang disebut Amnesty International sebagai genosida, namun Israel masih diizinkan untuk berpartisipasi," kata Cantona.
Menurut player legendaris berjuluk 'The King', FIFA seolah menerapkan standar ganda.
"Kenapa ada standar ganda? FIFA dan UEFA harus menskors Israel. Klub-klub di mana pun harus menolak bermain melawan tim Israel, dan pemain-pemain yang ada di mana pun harus menolak bermain melawan tim Israel," ungkap Cantona menambahkan.
Karier Eric Cantona
Baca Juga: Profil Klemens Awi, Pemeran Celo Epen Cupen yang Meninggal di Usia 36 Tahun
Éric Daniel Pierre Cantona, lahir pada 24 Mei 1966, adalah mantan pemain sepak bola profesional asal Prancis.
Ia mempunyai banyak talenta sehingga pernah menjadi penyanyi sekaligus aktor.
Dikenal dengan julukan "The King", Cantona merupakan seorang pemain yang tangguh secara fisik, ulet, dan pekerja keras.
Ia memiliki kombinasi unik antara kemampuan teknis, kreativitas, kekuatan, dan ketajaman dalam mencetak gol.
Selama kariernya, ia pernah bermain di berbagai posisi, termasuk penyerang dalam, penyerang tengah, penyerang luar-dalam, gelandang serang, bahkan gelandang tengah.
Cantona telah membela beberapa klub ternama seperti Auxerre, Marseille, dan Leeds United, sebelum akhirnya mengakhiri karier cemerlangnya di Manchester United.
Bersama Manchester United, ia berhasil meraih empat gelar Premier League dalam kurun waktu lima tahun.
Atas kontribusinya yang luar biasa dalam dunia sepak bola, Cantona masuk dalam daftar FIFA 100 yang disusun oleh legenda sepak bola Pelé pada tahun 2004 sebagai salah satu pemain terhebat yang masih hidup.
Cantona mencetak puluhan gol untuk MU dalam 143 pertandingan. Selain Premier League, Cantona turut menyumbang tiga gelar Community Shield FA kepada Manchester United. Berikut profil Eric Cantona:
- Nama: Éric Daniel Pierre Cantona
- Tempat, Tanggal Lahir: Marseile, Prancis, 24 Mei 1966
- Umur saat ini: 59 tahun
- Tinggi badan: 187 cm
- Awal karier: 18 Mei 1997
- Karier: Pemain sepak bola (kini pensiun), influencer, aktor
- Posisi: Penyerang dan Second Striker
- Total Pertandingan: 368 laga
- Jumlah Gol: 131 gol
- Total Laga Piala Nasional: 33 pertandingan (19 gol)
- Prestasi di Manchester United: 4 kali Juara Premier League (1992–93, 1993–94, 1995–96, 1996–97), 2 kali Juara Piala FA (1993–94, 1995–
- 96), 3 kali Juara Community Shield FA (1993, 1994, 1996)
- Prestasi di Marseille: 2 kali Juara Ligue 1 (1988–89, 1990–91)
- Prestasi Individu: Onze d'Or 1996, FIFA 100 Greatest Living Footballers: 2004
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci