Suara.com - Lama tak terdengar, kabar Fahmi Bo, pemain sinetron yang pernah begitu populer di era 1990-an cukup memprihatinkan.
Cobaan berat menimpa Fahmi Bo pada 2018 ketika ia didiagnosis mengalami stroke. Kondisinya semakin menurun ketika ia juga harus menghadapi komplikasi penyakit lain seperti diabetes, asam urat. Pada Agustus 2025 lalu, ia juga kena serangan jantung.
Tubuhnya kian kurus dan lemah, membuatnya kesulitan untuk berjalan maupun melakukan aktivitas sederhana.
Dalam unggahan Instagram aktor Aji Yusman, publik bisa melihat kondisi terkini Fahmi Bo yang hanya bisa terbaring di atas kasur. Pakaian lusuh, wajah pucat, dan tubuh yang ringkih membuat banyak orang terenyuh melihat nasibnya.
Fahmi Bo hidup di sebuah kamar kos sederhana di Jakarta. Kondisi finansial pun memperburuk keadaan. Beberapa laporan menyebutkan Fahmi sempat memiliki tunggakan iuran BPJS, sehingga semakin menyulitkan proses pengobatannya.
Setelah dirawat di rumah sakit pada Agustus 2025, Fahmi Bo diperbolehkan pulang sejak 20 September. Namun, kondisinya masih jauh dari pulih.
Ia nyaris tidak bisa makan selama hampir tiga minggu karena rasa mual yang terus menyerang. Kini, ia hanya mampu mengonsumsi makanan ringan seperti bubur sumsum atau pisang.
Untuk duduk saja, Fahmi harus dibantu agar tidak terjatuh. Apalagi berjalan, yang kini hampir mustahil ia lakukan tanpa pertolongan orang lain. Praktis, kesehariannya hanya dihabiskan di atas kasur.
Karier Fahmi Bo
Baca Juga: Lebih Baik Bertahan? Mengenal Tren Job Hugging di Dunia Kerja
Fahmi Bo lahir pada 28 Januari 1973 dan mengawali karier aktingnya pada awal 1990-an. Debutnya dimulai lewat serial televisi Opera Tiga Jaman pada 1991. Tak lama kemudian, ia muncul di film Si Rawing II (Pilih Tanding) sebelum akhirnya mencapai puncak popularitas melalui sinetron Lupus Milenia.
Nama Fahmi Bo melejit setelah memerankan karakter Gusur dalam Lupus Milenia. Kala itu, ia beradu akting dengan Mona Ratuliu dan Irgi Ahmad Fahrezi, menjadikannya salah satu wajah yang lekat di ingatan penonton.
Perannya sebagai Gusur begitu ikonik dan dicintai banyak penonton. Sosoknya yang jenaka dan menghibur menjadikan Fahmi Bo bintang muda yang menjanjikan. Ia kemudian membintangi sejumlah sinetron lain seperti Istana Impian (1996), Tersayang (1999), hingga Kiamat Sudah Dekat (2005–2007). Namanya kembali muncul di layar kaca lewat Tukang Ojek Pengkolan (TOP) pada 2015 dengan peran Deddy, seorang penjual bubur.
Namun, perjalanan karier Fahmi Bo di entertainment mengalami kemunduran. Popularitas dan penghasilan besar yang pernah ia rasakan di masa lalu tidak bertahan lama.
Peran Deddy dalam Tukang Ojek Pengkolan adalah peran terakhirnya di layar kaca. Karakternya ditulis meninggal, sehingga Fahmi Bo kembali kehilangan panggung.
Dalam pengakuannya, Fahmi Bo mengaku sempat boros dan kurang bersyukur saat berada di puncak. Setelah tawaran akting menurun, ia harus mencari cara lain untuk bertahan hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Achilles Bidik Kebutuhan Bisnis dari Transaksi hingga Pendanaan
-
1.300 Penerbangan Dibatalkan karena Topan Dolphin di Shanghai
-
Mitos macOS Lebih Aman Runtuh: Riset Kaspersky Ungkap Pengguna Mac Lebih Rentan Terkena Malware
-
Cushion Glad2Glow Pink dan Silver, Apa Bedanya? Ini Kelebihan Masing-Masing
-
Eks Menhan Mark Esper: Tawaran Damai Iran Konyol, Merasa Lagi di Atas Angin
-
Selat Hormuz Siap Dibuka Jika AS Mau Bayar Kompensasi ke Iran, Berapa Nominalnya?
-
PLTA Garung Pasok Energi Bersih ke Sistem Jawa-Bali, Aliri Listrik 30 Desa
-
Tak Risih Dijuluki Gubernur Persija, Pramono Optimis Juara Liga 1 Jadi Kado 500 Tahun Jakarta
-
5 Film Terbaru Agustus 2026, Ada Dear You Hingga The Tao Exorcist!
-
Misteri Sisa Kuota Internet: Mengapa Bisa Hangus dan Siapa yang Paling Diuntungkan?